Atasi Ancaman Kekeringan, Suharsono Dorong Gerakan Budikdamber di Semarang

  • 22 Sep 2026 11:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Menghadapi ancaman kemarau berkepanjangan, Kota Semarang perlu memperkuat pangan mandiri berbasis rumah tangga. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan metode Budidaya Ikan dan Sayur dalam Ember (Budikdamber) yang hemat air, murah, dan dapat diterapkan meski dengan keterbatasan lahan.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, mengatakan Budikdamber dapat menjadi solusi untuk menjaga ketersediaan pangan keluarga di tengah musim kering yang memanjang. Melalui metode tersebut, warga dapat membudidayakan ikan sekaligus sayuran dalam satu wadah tanpa membutuhkan lahan luas.

Suharsono menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber pelatihan Budikdamber di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Senin 21 September 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Perikanan Kota Semarang tersebut difokuskan untuk memperkuat keterampilan warga dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Menurut Suharsono, masyarakat perlu mulai membiasakan pola pemenuhan pangan yang hemat air, berbiaya murah, serta mudah diterapkan di lingkungan rumah.

“Budikdamber ini solusi sederhana. Dalam satu wadah, warga bisa panen ikan sekaligus memetik sayur segar sebagai cadangan pangan keluarga saat kemarau panjang,” ujar Suharsono.

Melalui sistem akuaponik praktis, warga memadukan budidaya ikan lele dan tanaman kangkung dalam media ember. Metode tersebut memungkinkan keluarga memperoleh sumber protein hewani dan serat tanpa membutuhkan lahan yang luas.

Suharsono menambahkan, kemandirian pangan tidak harus membutuhkan modal besar maupun area kebun yang luas, selama dikelola secara konsisten. Pengembangan dapat dimulai dari skala rumah tangga dan dilanjutkan secara komunal di lingkungan RT dan RW.

“Jangan tunggu persoalan pangan makin sulit. Mulai sekarang dari rumah masing-masing, dari satu ember, lalu kembangkan secara komunal di tingkat RT dan RW,” tegasnya.

Ia berharap warga Wates terus mempraktikkan keterampilan tersebut dan menularkannya kepada lingkungan sekitar. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan Kota Semarang secara berkelanjutan.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....