MTQ Nasional XXXI Ditutup, Ruang Publik Kembali Bersih
- 20 Sep 2026 19:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Saat rangkaian penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berakhir di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu 19 September malam, tim kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang langsung menyisir kawasan untuk mengumpulkan dan mengangkut sampah. Pembersihan tersebut menjadi bagian dari penanganan kebersihan yang dilakukan selama rangkaian MTQ berlangsung pada 11–19 September 2026.
Bagi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, kebersihan menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan berskala nasional yang menggunakan ruang publik Kota Semarang. Setelah kegiatan selesai, kawasan yang digunakan perlu segera ditangani agar kembali nyaman digunakan masyarakat.
“Ketika sebuah kegiatan selesai, pekerjaan kita belum selesai. Ruang publik yang digunakan harus segera kembali bersih dan nyaman untuk masyarakat. Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah bekerja menjaga kebersihan selama rangkaian MTQ berlangsung,” ujar Agustina.
Menurut dia, penanganan kebersihan dilakukan sejak sebelum kegiatan dimulai dan kembali dilanjutkan setelah acara selesai. Pekerjaan meliputi penyapuan kawasan, pengumpulan, hingga pengangkutan sampah dari lokasi kegiatan.
Sebanyak 125 personel dikerahkan untuk menangani kebersihan di 12 titik lokasi kegiatan. Mereka dibagi dalam tiga sif agar penanganan dapat berlangsung mengikuti rangkaian kegiatan.
Khusus kawasan Simpang Lima, kata dia, 18 personel ditempatkan karena menjadi salah satu pusat kegiatan MTQ Nasional XXXI. Untuk mendukung pengangkutan, DLH juga menyiapkan dua dump truck dengan 10 personel yang bertugas mengambil dan membawa sampah dari berbagai titik lokasi kegiatan.
Ia mengatakan, pola kerja yang sama dilakukan setelah penutupan pada Sabtu malam. Setelah aktivitas di Simpang Lima berakhir, petugas langsung menyisir kawasan, melakukan penyapuan, mengumpulkan sampah, kemudian mengangkutnya dari lokasi.
Agustina menjelaskan, langkah serupa juga dilakukan setelah pembukaan MTQ Nasional XXXI. Meski kegiatan berlangsung hingga malam, petugas langsung melakukan pembersihan setelah acara selesai agar kawasan Simpang Lima kembali dapat digunakan masyarakat.
Pihaknya mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan ruang publik dengan membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan perlu menjadi kebiasaan bersama, termasuk ketika tidak ada kegiatan besar.
“Selama MTQ berlangsung, banyak ruang publik yang kita gunakan bersama. Saya mengajak masyarakat untuk ikut menjaganya dengan membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan akan lebih mudah dijaga kalau menjadi kebiasaan kita sehari-hari,” tuturnya.
Penanganan kebersihan selama MTQ Nasional XXXI menjadi bagian dari upaya menjaga ruang publik Kota Semarang tetap dapat digunakan masyarakat setelah kegiatan berlangsung. Pembersihan dilakukan sejak sebelum acara, selama rangkaian kegiatan, hingga setelah penutupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....