Kelola 2.000 Hektare Kayu Putih, Perhutani Buka Penghasilan bagi Warga

  • 19 Sep 2026 16:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan – Perum Perhutani KPH Purwodadi melalui BKPH Jatipohon melibatkan masyarakat sekitar hutan dalam pengelolaan 2.000 hektare tanaman kayu putih. Kegiatan tersebut membuka peluang penghasilan harian bagi warga desa hutan di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan.

Dari kegiatan panen daun kayu putih, seorang warga mampu memperoleh pendapatan antara Rp50.000 hingga Rp75.000 per hari. Penghasilan tersebut dinilai membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menopang perekonomian keluarga.

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jatipohon, Tutut Sugiarto, menegaskan bahwa program kemitraan ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani kepada warga sekitar hutan yang terdampak secara ekonomi.

“Selain memanen daun kayu putih, Perhutani juga melibatkan masyarakat dalam pengelolaan lahan pertanian hortikultura di sela-sela tegakan pohon. Warga dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam sejumlah komoditas, seperti jagung dan ketela,” ujarnya dalam rilis Sabtu 19 September 2026.

Menurutnya, kolaborasi Perhutani dan masyarakat tersebut diarahkan sebagai solusi yang saling menguntungkan. Selain menggerakkan perekonomian warga desa hutan, keterlibatan masyarakat juga dinilai efektif dalam membantu menjaga keamanan, kelestarian, dan keberlangsungan hutan di wilayah KPH Purwodadi.

“Keterlibatan masyarakat dilakukan mulai dari pemetikan daun hingga pengelolaan lahan di sekitar kawasan hutan. Setiap hari, daun kayu putih yang dipanen warga selanjutnya diolah menjadi minyak kayu putih murni,” jelasnya .

Maryati, salah satu warga sekitar hutan yang ikut memanen, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

Menurutnya, kegiatan memanen daun kayu putih memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan secara langsung dari aktivitas di kawasan hutan.

Senada dengan Maryati, Gunadi selaku Mandor Petik Kayu Putih menjelaskan bahwa antusiasme warga sangat tinggi karena pekerjaan ini memberikan penghasilan harian yang pasti bagi mereka.

Dalam sehari, seorang warga mampu memetik dan mengumpulkan sekitar 2 hingga 3 kuintal daun kayu putih. Besarnya hasil panen tersebut membuat aktivitas pemetikan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar hutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....