Program Residensi, Penulis Asal Prancis Habiskan Waktu Tiga Bulan di Kota Semarang
- 14 Sep 2026 19:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Louis-Philippe Dalembert, penulis asal Prancis akan berada di Kota Semarang selama tiga bulan. Penulis kelahiran Haiti tersebut tidak hanya ditargetkan menghasilkan karya, tetapi juga mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat dan kekayaan cerita di Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti berharap keberadaan Dalembert di Semarang dapat menjadi momentum untuk mempertemukan penulis asing dengan komunitas sastra lokal. Khususnya para penulis muda.
"Kami kedatangan penulis yang memiliki kemampuan untuk menulis dan menggunakan banyak bahasa. Selain Inggris dan Prancis, juga berbahasa Spanyol dan Italia. Kita berharap nanti tiga bulan berada di Kota Semarang, dia akan mampu berbahasa Indonesia," katanya saat menyambut Dalembert di balai kota, belum lama ini.
Agustina menuturkan, Semarang tidak hanya membuka diri sebagai ruang inspirasi bagi penulis Prancis, tetapi juga akan mengirimkan penulis dari Kota Semarang untuk berkarya di Prancis. Pasalnya program residensi tersebut mengedepankan prinsip kesalingan antara Semarang dan Prancis.
Pihaknya akan melakukan proses seleksi untuk menentukan satu penulis yang dikirim mengikuti program residensi di Prancis. Penulis terpilih tersebut akan menjalani program serupa selama tiga bulan pada 2027.
Agustina menceritakan, Kota Semarang memiliki kekayaan cerita karena sejak lama tumbuh dari perjumpaan berbagai budaya. Jawa, Melayu, Arab, Tionghoa, hingga warga Eropa pernah hidup berdampingan dan meninggalkan jejak melalui kawasan, bangunan, kuliner, serta tradisi di masyarakat.
Ia pun meminta Louis tidak sekadar melihat Semarang dari tempat tinggal selama menjalani residensi. Dia mendorong penulis tersebut turun langsung menemui warga dan menggali cerita dari berbagai sudut kota.
"Selama berada di sini, jangan hanya melihat Kota Semarang melalui jendela. Melangkahlah lebih jauh ke sudut-sudut kampung kami. Temui orang-orangnya dan dengarkan percakapannya," katanya
Dalembert juga diminta menemui penulis, komunitas, mahasiswa, pelajar hingga anak-anak serta mendengarkan percakapan warga di kampung-kampung.
"Temui orang-orangnya. Dengarkan percakapan di kampung-kampung. Berbincanglah dengan para penulis, komunitas, kegiatan, mahasiswa, pelajar, anak-anak," ucapnya.
Louis-Philippe Dalembert menyambut positif kesempatan tersebut. Ia menilai ajakan untuk bertemu dan berbagi pengalaman dengan penulis muda Semarang merupakan bagian penting dari proses kreatifnya selama berada di kota ini.
Ia juga berkomitmen untuk mengenal Semarang secara langsung dengan mendatangi berbagai lokasi dan berinteraksi dengan masyarakat.
"Saya pastikan saya akan menjadi warga Semarang selama di sini, pergi ke tempat yang unik untuk menghasilkan sebuah karya," katanya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....