SPPG di Pati Disuspensi Usai 259 Siswa Dilaporkan Bergejala

  • 10 Sep 2026 19:01 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Dugaan Keracunan Program MBG, Pemerintah Suspensi SPPG

RRI.CO.ID, Pati - Penanganan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pati terus bergulir dengan total 259 siswa bergejala. Pemerintah daerah langsung menyuspensi sementara operasional dapur penyedia layanan gizi terkait sambil menunggu hasil investigasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr. Joko Leksono, menjelaskan bahwa dari total korban bergejala, sebanyak 48 orang menjalani rawat inap di beberapa fasilitas kesehatan. Ia menambahkan gejala keracunan baru muncul enam jam setelah siswa mengonsumsi makanan pada Selasa malam.

"Secara global dari korban yang terlaporkan pagi ini ada 259 bergejala, dengan rincian 48 rawat inap dan 138 rawat jalan. Ini termasuk kurang lebih enam jam gejalanya dari proses makan hingga muncul reaksi," ujar Joko Leksono.

Dinas Kesehatan memastikan sampel makanan telah dikirim ke laboratorium Semarang lantaran Kabupaten Pati belum memiliki alat uji kuman makanan sendiri. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru dapat diketahui dalam rentang empat hingga tujuh hari mendatang.

Sebagai langkah tegas, izin operasional dapur SPPG yang menjadi sumber makanan tersebut resmi dihentikan sementara sejak kemarin. Proses evaluasi ulang kelayakan produksi akan berlangsung antara tiga hingga enam bulan sebelum izin dapat diajukan kembali.

Orang tua korban, Andira, mengungkapkan bahwa anaknya sempat kehilangan kesadaran akibat kondisi keracunan yang dialaminya di rumah sakit. Ia berharap pemerintah benar-benar memastikan kelayakan makanan program MBG sebelum didistribusikan kepada siswa ke depannya.

"Kita sebagai orang tua cuma bisa pasrah untuk menerima yang layak saja. Soalnya makanan itu diterima sering dalam keadaan telat dan sudah kering," kata Andira.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pati akan terus mengawal pemulihan seluruh korban. Proses investigasi penyebab keracunan akan dilakukan hingga benar-benar tuntas.(agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....