Perkuat Kemitraan Media, Diskominfo Batang Dorong Pemberitaan Informatif

  • 09 Sep 2026 16:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang mendorong penguatan kemitraan dengan media untuk menghasilkan pemberitaan pemerintahan yang semakin informatif dan edukatif. Langkah tersebut dilakukan dengan mengajak jurnalis dan pegiat media sosial menyamakan persepsi terkait publikasi kegiatan pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Batang, Puji Setyowati mengatakan, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kegiatan pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, hubungan antara pemerintah dan pewarta perlu terus diperkuat agar informasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi publik.

"Jadi misalnya ada pemberitaan yang belum betul-betul jelas kebenarannya, tolong koordinasikan dulu dengan kami. Maupun dengan sumber informasi untuk memastikan kebenaran informasi," tegas Puji saat memimpin rapat koordinasi bersama para pewarta di Aula Dispermades Kabupaten Batang, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Puji, pewarta juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam membentengi masyarakat dari informasi yang belum tentu kebenarannya maupun hoaks. Ia meminta para jurnalis memastikan informasi yang diperoleh dari narasumber sebelum dipublikasikan.

Ia berharap kemitraan antara Diskominfo dan media dapat berjalan berdasarkan prinsip simbiosis mutualisme. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan berbagai kegiatan kepada masyarakat, sementara jurnalis membutuhkan akses informasi untuk menghasilkan produk jurnalistik.

"Kami pun membutuhkan teman-teman media untuk mempublikasikan kegiatan pemerintahan. Begitu pula sebaliknya, para jurnalis pun membutuhkan informasi untuk diberitakan melalui platform masing-masing," ujarnya.

Puji juga mendorong agar publikasi kegiatan pemerintahan tidak hanya mengandalkan informasi dari kontributor Diskominfo. Para pewarta diharapkan dapat mengolah informasi tersebut sesuai dengan gaya pemberitaan masing-masing, dengan tetap memperhatikan kaidah jurnalistik dan prinsip keberimbangan.

"Mungkin bisa dikemas berbentuk rilis, agar produk jurnalistiknya bisa disampaikan ke masyarakat. Tidak hanya sumbernya dari pemerintah saja, namun harus ada verifikasi dari redaktur media masing-masing, agar layak tayang untuk dikonsumsi publik," ucapnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Diskominfo Batang mengundang berbagai unsur media, mulai dari televisi, media cetak, media daring hingga pegiat media sosial. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan pewarta.

Jurnalis Transmedia Robby Bernadi mendukung upaya penguatan kemitraan antara pemerintah dan media. Menurutnya, pewarta membutuhkan akses informasi mengenai berbagai kegiatan pemerintahan, khususnya agenda kepala daerah, untuk menghasilkan pemberitaan yang menarik dan memiliki nilai bagi masyarakat.

Ia menilai penyajian informasi pemerintahan juga perlu dikemas secara menarik agar mampu menjangkau lebih banyak audiens. "Sekarang berita itu nggak harus penting, tapi berita yang paling diminati penonton itu adalah yang menarik dan unik," tandasnya.

Melalui penguatan kemitraan tersebut, Diskominfo Batang berharap komunikasi dengan media semakin baik dan publikasi pemerintahan dapat disampaikan secara informatif, edukatif, berimbang, serta tetap memenuhi kaidah jurnalistik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....