Pelatihan Hospitality Perkuat Kualitas Pelayanan Pariwisata Karimunjawa

  • 09 Sep 2026 12:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang: Sebanyak 61 pelaku usaha dan penggiat pariwisata di Karimunjawa, Jepara, mengikuti pelatihan InJourney Hospitality House (IHH) untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan promosi destinasi wisata. Pelatihan yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berlangsung 2-4 September 2026 di Aula Kecamatan Karimunjawa.

Peserta pelatihan terdiri dari pelaku UKM, transportasi, perhotelan, usaha kuliner, hingga penggiat pariwisata. Mereka mendapat materi yang berkaitan dengan pengembangan pelayanan dan pengelolaan pengalaman wisatawan di Karimunjawa.

“Kegiatan IHH di Karimunjawa ini diikuti oleh 61 peserta yang terdiri dari para pelaku UKM, transportasi, perhotelan, usaha kuliner dan penggiat pariwisata. Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan pelayanan pariwisata,” ujar General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto Rabu 9 September 2026.

Pada hari pertama, peserta mendapat materi teori mengenai standar pelayanan pariwisata, termasuk kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Karimunjawa serta teknik guiding dan komunikasi efektif dalam menghadapi wisatawan.

Memasuki hari kedua, pelatihan diarahkan pada praktik lapangan, termasuk penguatan branding Karimunjawa melalui media sosial dan pemanfaatan fitur livestream untuk mempromosikan destinasi. Pada hari ketiga, peserta mendapat materi teknik penyambutan tamu dan ditutup dengan pembagian simbolis sertifikat oleh Regional CEO Kantor Regional IV PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Rahadian D. Yogisworo.

“Melalui InJourney Hospitality House, kami ingin turut mengambil peran dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Karimunjawa. Hospitality bukan hanya mengenai bagaimana menyambut wisatawan, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan yang baik, membangun pengalaman positif, serta menjaga keberlanjutan destinasi yang menjadi bagian penting dari pariwisata Karimunjawa,” ujarnya.

Program IHH juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara sektor transportasi udara dengan destinasi wisata. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang sebagai salah satu pintu gerbang Jawa Tengah memiliki peran dalam mendukung konektivitas wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di wilayah tersebut, termasuk Karimunjawa.
“Pengembangan destinasi wisata tidak terlepas dari kesiapan sumber daya manusia dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada wisatawan,” imbuh Sulistyo.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, serta pelaku usaha lokal, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan daya saing Karimunjawa sebagai destinasi wisata unggulan.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....