Jaga Kesehatan, NPCI Semarang Dorong Disabilitas Aktif Berolahraga
- 09 Sep 2026 11:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Semarang mendorong penyandang disabilitas untuk aktif berolahraga guna menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. Aktivitas fisik dinilai penting untuk mencegah gaya hidup kurang bergerak atau sedentary lifestyle di kalangan penyandang disabilitas.
Ketua NPCI Kota Semarang Nur Sholikin, SH. MH mengatakan, olahraga merupakan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali. Kondisi fisik maupun keterbatasan seseorang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk melakukan aktivitas olahraga sesuai kemampuan.
“Olahraga adalah hak setiap warga negara tanpa memandang diskriminasi. Tujuan olahraga adalah menjaga kesehatan, mengembangkan potensi serta meningkatkan harkat dan martabat bangsa,” katanya dalam wawancara bersama RRI Semarang, Rabu 9 September 2026.
Nur mengakui, salah satu tantangan dalam mengembangkan olahraga adaptif adalah membangun kemauan penyandang disabilitas untuk mulai bergerak. Sebagian masih menghadapi hambatan psikologis karena merasa sebagai kelompok yang terpinggirkan.
Karena itu, NPCI Kota Semarang terus melakukan sosialisasi bahwa olahraga dapat dilakukan di berbagai tempat, tidak harus melalui kegiatan olahraga prestasi. Rumah, sekolah maupun ruang publik dapat menjadi tempat untuk melakukan aktivitas fisik sesuai kondisi masing-masing.
Nur menekankan, aktivitas olahraga bagi penyandang disabilitas tidak harus dilakukan dalam bentuk latihan berat atau olahraga prestasi. Gerakan ringan yang dilakukan secara rutin juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan membantu membangun pola hidup aktif.
“Terus bergerak sesuai dengan kapasitas disabilitasnya. Ini menjadi penting karena disabilitas itu tidak hanya satu faktor, ada berbagai macam disabilitas,” katanya.
Menurut Nur, bentuk aktivitas olahraga juga perlu disesuaikan dengan klasifikasi disabilitas. Penyandang disabilitas netra membutuhkan bentuk gerakan yang berbeda dengan penyandang disabilitas fisik maupun penyandang hambatan intelektual.
Penyesuaian tersebut dilakukan agar aktivitas olahraga tetap aman dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas. NPCI Kota Semarang kemudian mengorganisasi kegiatan olahraga berdasarkan klasifikasi disabilitas sehingga gerakan yang diberikan dapat dilakukan secara optimal.
Pendekatan olahraga adaptif tersebut diharapkan tidak hanya membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi olahraga, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebugaran tubuh dalam kehidupan sehari-hari.
NPCI Kota Semarang berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup. Kebiasaan bergerak secara rutin dinilai dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus mengurangi risiko gaya hidup kurang bergerak atau sedentary lifestyle.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....