Atasi Kekeringan, DPRD Pati Usulkan Program Seribu Sumur Bor

  • 08 Sep 2026 09:27 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kekeringan Semakin Meluas di Kabupaten Pati

RRI.CO.ID, Pati - DPRD Kabupaten Pati mengusulkan pembangunan 1.000 titik sumur bor untuk membantu mengatasi krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati. Usulan tersebut diajukan ke Kementerian Pertanian dengan harapan sumur bor dapat tersebar merata di daerah yang membutuhkan air bersih dan irigasi pertanian.

Wakil Ketua DPRD Pati Hardi mengatakan, usulan 1.000 titik sumur bor tersebut diarahkan ke daerah pemilihan empat, lima, dan satu Kabupaten Pati. Menurutnya, pembangunan sumur bor diperlukan agar masyarakat di wilayah rawan kekeringan tetap memiliki akses terhadap sumber air yang layak.

"Kita kemarin itu mengusulkan banyak sekali, seribu titik, mas. Sehingga nanti bisa agak merata, biar masyarakat ini nanti bisa mendapatkan air yang layak," ujar Hardi, usai bertemu Plt Bupati Risma Ardhi Chandra, Senin, 7 September 2026.

Krisis kekeringan mulai dirasakan masyarakat Pati memasuki September 2026. Sejumlah sumur warga di wilayah rawan kekeringan mulai mengering, sementara kondisi tersebut juga mengancam ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian.

Selain mengusulkan pembangunan sumur bor, Hardi mengatakan partainya turut membantu masyarakat terdampak melalui distribusi air bersih. Bantuan tersebut dilakukan setiap hari untuk mengurangi beban warga yang kesulitan mendapatkan air.

Sementara itu, Pelaksana Tugas(Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan Pemkab Pati tengah membahas penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung distribusi air bersih. Bantuan tersebut ditargetkan dapat mencapai 48 tangki setiap hari bagi masyarakat terdampak.

"Dari BTT harapan kami ada anggaran yang bisa kita luncurkan untuk droping ini bisa sampai 48 droping tiap hari. Kami sudah bernegosiasi dengan BBWS agar Waduk Kedung Ombo dibuka tanggal 15 September," kata Risma.

Risma memastikan aliran dari Waduk Kedung Ombo akan dialirkan ke Sungai Silugonggo. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air untuk menyelamatkan sektor persawahan di Kabupaten Pati.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Pati juga berencana membangun sumur geolistrik pada 2027. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi solusi menghadapi persoalan kekeringan yang berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. (agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....