BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Siapkan Masa Tua sejak Pekerjaan Pertama

  • 08 Sep 2026 08:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID.Semarang - BPJS Ketenagakerjaan mendorong pekerja mulai mempersiapkan masa tua sejak mendapatkan pekerjaan pertama. Kesadaran tersebut dinilai penting agar pekerja memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun masa depan yang mandiri dan sejahtera saat memasuki masa pensiun.

Pesan itu disampaikan dalam Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026 yang digelar serentak di Jakarta, Bandung, dan Semarang, Minggu 6 September 2026. Di Kota Semarang, kegiatan dipusatkan di kawasan Simpang Lima dan menyasar peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda serta pekerja usia produktif.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, mengatakan perencanaan masa depan seharusnya berjalan bersamaan dengan seseorang mulai memperoleh penghasilan dari pekerjaannya.

“Hari tua sebenarnya dimulai sejak pekerjaan pertama. Ketika seseorang mulai bekerja dan memperoleh penghasilan, pada saat itulah perencanaan masa depan juga seharusnya mulai dibangun. Semakin dini kita memiliki kesadaran tersebut, semakin besar kesempatan kita untuk mempersiapkan masa tua yang mandiri dan sejahtera,” ujar Irfan dalam keterangannya.

Menurut Irfan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya diberikan ketika pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Perlindungan tersebut juga mencakup persiapan masa tua melalui program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Ia menjelaskan, JHT dan JP memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi. JHT merupakan akumulasi dana yang dapat dimanfaatkan pekerja sesuai ketentuan ketika memasuki masa pensiun, sedangkan JP memberikan manfaat pensiun secara berkala untuk menjaga kesinambungan penghasilan pekerja.

“Karena itu, perlindungan hari tua bukan sesuatu yang baru perlu dipikirkan menjelang pensiun. Ini adalah proses yang harus dipersiapkan sejak seseorang mulai memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Melalui Bulan Dana Pensiun 2026, BPJS Ketenagakerjaan berharap literasi dan inklusi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan masa pensiun semakin meningkat. Edukasi tersebut dinilai penting agar pekerja usia produktif tidak menunda persiapan menghadapi masa purnabakti.

Dengan perencanaan yang dimulai sejak usia produktif, pekerja diharapkan dapat menghadapi masa pensiun dengan lebih siap, mandiri, dan sejahtera. "Hari tua bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan fase kehidupan yang perlu dipersiapkan sejak awal," ucapnya

Dalam kegiatan di Simpang Lima Semarang, BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda turut membuka stand pelayanan bagi masyarakat dan peserta. Stand tersebut digunakan untuk memberikan edukasi serta informasi mengenai berbagai program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya perlindungan untuk masa depan pekerja.

Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026 di Semarang dihadiri Kepala Departemen Pengawasan Penjaminan, Dana Pensiun dan Pengawasan Khusus OJK Asep Iskandar, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY Cahyaning Indriasari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....