GADIS PANTURA BPKPAD Purworejo Sasar Sekolah dan Kecamatan

  • 18 Jul 2026 18:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo terus menggenjot budaya tertib pajak di kalangan aparatur sipil negara. Melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), program GADIS PANTURA atau Gerakan Disiplin Pajak Untuk Rakyat kembali digelar secara terpadu bersama UPPD Purworejo, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo.

Sasaran kali ini menyasar langsung lingkungan kerja dan pendidikan. Pada Rabu (15/7/2026) tim menyambangi Kecamatan Bruno dan SMP Negeri 21 Purworejo. Keesokan harinya, Kamis (16/7/2026), giliran SMA Negeri 5 Purworejo dan SMP Negeri 25 Purworejo yang dikunjungi.

Berbeda dengan razia biasa, GADIS PANTURA hadir dengan pendekatan edukatif. Tim memberikan sosialisasi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), membuka layanan konsultasi, hingga memverifikasi status pajak kendaraan milik ASN secara langsung di lokasi.

Bagi ASN yang masih memiliki tunggakan, petugas tidak langsung memberikan sanksi. Mereka justru diberikan pendampingan, penjelasan prosedur pembayaran, hingga solusi atas kendala administrasi seperti proses balik nama dan perubahan kepemilikan.

Hasilnya cukup menggembirakan. Mayoritas ASN di empat lokasi tersebut tercatat telah membayar PKB tepat waktu.

Kasubid Pengendalian dan Penagihan Pajak Daerah BPKPAD Kabupaten Purworejo, Henry Ardhiantoro, S.M., menegaskan GADIS PANTURA adalah bentuk sinergi lintas sektor untuk menumbuhkan kesadaran, bukan sekadar mengejar tunggakan.

"Kami mengapresiasi tingkat kepatuhan ASN di Kecamatan Bruno, SMPN 21, SMAN 5, dan SMPN 25 yang sebagian besar telah memenuhi kewajiban pembayaran PKB. Ini menunjukkan kesadaran ASN terhadap pentingnya membayar pajak terus meningkat. Harapan kami, kepatuhan ini dipertahankan dan ASN benar-benar menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun budaya taat pajak," ujar Henry saat dikonfirmasi pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan optimalisasi pendapatan daerah tidak cukup hanya dengan penegakan aturan. Kesadaran wajib pajak harus ditumbuhkan, dan itu dimulai dari internal ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik. "Ke depan, BPKPAD memastikan GADIS PANTURA akan terus bergulir menyasar perangkat daerah, sekolah, dan instansi pemerintah lainnya di Purworejo," imbuhnya.

Kolaborasi BPKPAD, UPPD Purworejo, Satpol PP dan Damkar diharapkan mampu menjaga tren positif kepatuhan PKB. Dampaknya langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan Opsen PKB yang dananya akan kembali untuk pembangunan dan pelayanan publik. "Target kami ASN tidak hanya tertib membayar pajak, tapi juga menjadi pelopor. Ketika ASN bayar pajak tepat waktu, masyarakat akan ikut meneladani," pungkas Henry.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....