Kapolres Wonosobo dan Komunitas Ojol, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

  • 30 Agt 2026 09:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Wonosobo – Suasana sore di Paseban Gerbang Mandala Wisata, Kompleks Terminal Wonosobo, tampak berbeda pada Sabtu,29 Agustus 2026. Menjelang Magrib, sekitar 120 pengemudi ojek online menghentikan sejenak aktivitas mereka di jalan untuk berkumpul dan memanjatkan doa bersama bagi keselamatan negeri.

Di antara para pengemudi tersebut, Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, turut duduk bersama. Kehadiran mereka dalam kegiatan doa bersama yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Kapolres hadir bersama Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Wonosobo, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas pengemudi online.

Sore itu, helm dan kendaraan yang sehari-hari menemani para driver mencari penumpang serta mengantarkan pesanan, sejenak berganti dengan suasana kebersamaan. Para pengemudi menyatukan doa untuk keselamatan masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana di Kalimantan, NTB, NTT, dan Papua.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengapresiasi inisiatif komunitas Wonosobo Driver Online Bersatu (WDOB) yang menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, doa bersama tidak hanya menjadi bentuk solidaritas bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan komunitas pengemudi online.

“Ini merupakan wujud solidaritas bersama untuk memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia. Kami juga mengapresiasi rekan-rekan driver online yang telah berinisiatif menggelar kegiatan positif ini,” ujar Ricky.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan keselamatan harus menjadi prioritas bagi para pengemudi saat menjalankan aktivitas di jalan raya. Ia mengajak para driver untuk tertib berlalu lintas, menerapkan safety riding, serta menjaga komunikasi dan persaudaraan antarsesama pengemudi.

“Jaga keselamatan, jaga persaudaraan dengan semangat Salam Satu Aspal. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas di Wonosobo,” katanya.

Ricky menilai komunitas pengemudi online memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Setiap hari mereka berinteraksi dengan berbagai situasi di jalan dan lingkungan sehingga dapat menjadi bagian dari mata dan telinga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Ketua WDOB Afat Fauzi mengatakan kehadiran Kapolres dan unsur Forkopimda menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi komunitas pengemudi online di Wonosobo.

Ia mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk kepedulian kepada saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana. Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengenang rekan-rekan sesama pengemudi yang meninggal dunia saat mencari nafkah di jalan.

Kebersamaan sore itu kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 120 paket sembako kepada para driver. Setiap paket berisi beras 2,5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, teh, dan mi instan.

Menjelang Magrib, kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa yang dipimpin Imam Masjid Agung Jami’ Wonosobo, Kyai Arif Romadhon. Seluruh peserta kemudian mengabadikan kebersamaan melalui foto bersama.

Sebelum kembali ke jalan dan melanjutkan aktivitas masing-masing, para pengemudi online dan jajaran kepolisian terlebih dahulu menyatukan doa. Dari kebersamaan sederhana itu tersampaikan pesan bahwa keselamatan di jalan, keamanan kota, dan kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab yang dapat dijaga bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....