Toyota Agya Terguling di JLS Salatiga, Empat Pelajar Terluka

  • 30 Agt 2026 09:14 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil Toyota Agya di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan dekat Hotel Family Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu malam 29 Agustus 2026. Insiden tersebut mengakibatkan empat orang remaja berstatus pelajar mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Seluruh korban yang terdiri dari satu pengemudi dan tiga penumpang langsung dievakuasi ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga guna mendapatkan penanganan medis intensif. Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan keterangan para saksi, kendaraan tersebut semula melaju dari arah Kumpulrejo menuju ke arah Kecandran.

"Sesampainya di lokasi kejadian, kondisi jalan menurun dan menikung. Diduga kendaraan melaju dengan kecepatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian terguling dan terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal," jelas Henry.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil berinisial GAR (perempuan), warga Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, mengalami luka lecet pada kaki bagian kiri. Tiga orang penumpang lainnya mengalami cedera yang lebih serius.

Korban berinisial HX (perempuan), warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, bersama dua penumpang laki-laki yakni MAZ, warga Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, dan BA, warga Kesongo, Kabupaten Semarang, dilaporkan mengalami luka pada bagian pinggang serta dugaan patah tulang pada kaki kiri. Seluruh korban dilaporkan tetap dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi badan kendaraan yang terbalik, serta mendata korban di rumah sakit.

Menyikapi peristiwa ini, AKP Henry mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi batas kecepatan dan menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi kontur jalan. Jalur JLS Salatiga yang didominasi tanjakan, turunan curam, serta tikungan tajam menuntut konsentrasi penuh dan kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi jalan, cuaca, maupun situasi lalu lintas. Terlebih saat melintasi jalan menurun dan menikung, pengemudi harus meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kendaraan tetap dalam kendali penuh," tegas AKP Henry.

Selain itu, Kasat Lantas memberikan catatan khusus kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya. Orang tua diminta tidak memberikan izin membawa kendaraan kepada anak di bawah umur atau yang belum memenuhi persyaratan legalitas Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Keselamatan anak-anak menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau orang tua untuk tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan kelengkapan SIM demi mencegah fatalitas kecelakaan di jalan raya," tambahnya.

Hingga saat ini, insiden kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan dan pendataan lebih lanjut oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Salatiga. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....