Rakernas XII JKPI, Robby Bawa Semangat Kolaborasi Kota Pusaka Salatiga

  • 30 Agt 2026 00:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Ternate – Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antardaerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 di Gamalama Ballroom, Bela Hotel, Ternate, Jumat 28 Agustus 2026.

Rakernas XII JKPI ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyatukan gagasan, berbagi praktik baik, serta merumuskan langkah bersama dalam pengelolaan kota pusaka. Forum tersebut dirancang untuk memastikan warisan sejarah dan cagar budaya di berbagai penjuru Nusantara tetap hidup dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pertemuan tingkat nasional ini dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, jajaran Dewan Presidium JKPI, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional ANRI, serta para kepala daerah anggota JKPI se-Indonesia.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan bahwa pelestarian pusaka tidak sebatas menjaga fisik bangunan atau artefak bersejarah semata, melainkan memastikan nilai luhur di dalamnya terus diwariskan.

"Pada intinya, bagaimana kita bisa menggunakan sejarah, pusaka, budaya, warisan yang telah diberikan oleh pendahulu kita, kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan nilai ekonomi, nilai hidup, pedoman hidup untuk kita sekarang dan generasi kita ke depan," ujar Sherly dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Presidium JKPI sekaligus Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., memaparkan sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan musyawarah nasional tahun ini.

Agenda tersebut meliputi penguatan kolaborasi antarkota dan antarkabupaten pusaka, pembangunan resiliensi cagar budaya dan kawasan pusaka, pembentukan sistem pendampingan serta mitigasi bencana, hingga penguatan akses pembiayaan ekonomi berbasis budaya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si., menegaskan bahwa komitmen bersama antardaerah merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kota pusaka.

"Pelestarian pusaka bukan sekadar menjaga masa lalu, tetapi menghidupkan nilai dan maknanya untuk masa kini. Mari kita teguhkan komitmen untuk memperkuat kolaborasi, menghadirkan kebijakan yang nyata, dan membangun kota-kota Indonesia yang maju tanpa kehilangan identitas dan akar sejarahnya," tegas Tauhid.

Bagi Pemerintah Kota Salatiga, keikutsertaan aktif dalam Rakernas XII JKPI menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan pelindungan warisan sejarah dengan visi pembangunan kota masa depan.

Pemkot Salatiga optimis bahwa keberadaan cagar budaya dan kearifan lokal dapat terus dioptimalkan sebagai identitas pemersatu warga, sarana edukasi publik, serta penopang pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....