Harga Daging Ayam Potong di Pasar Rejowinangun Magelang Tembus Rp 45 Ribu per Kg

  • 29 Agt 2026 12:17 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pasar Rejowinangun Kota Magelang
  • Harga daging ayam potong naik

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Dalam sepekan terakhir harga daging ayam potong di Pasar Rejowinangun Kota Magelang tembus Rp 45 ribu per kilogram. Sebelumnya harga daging ayam potongsekitar Rp 35 ribu per kilogramnya dan harga saat ini melampaui saat Lebaran lalu.

"Kenaikan harga daging ayam potong ini sejak semingu lalu.Kenaikan harga tersebut berlangsung secara bertahap mulai Rp 5.500 dan kini mencapai hampir Rp 10 ribu,” kata Nora, salah satu pedagang daging ayam potong di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Sabtu 29 Agustus 2026.

Nora mengatakan, saat ini harga daging ayam potong Rp 45 ribu per kilogram untuk daging dengan tulang dan kulit. Sedangkan, untuk daging filet ( tanpa tulang) Rp 50 ribu per kilogram dan filet tanpa kulit Rp 55 ribu per kilogramnya.

Menurutnya, faktor utama kenaikan harga daging ayam potong tersebut disebabkan harga pakan yang cukup tinggi. Bahan baku pakan ayam tersebut import dari luar negeri dan membelinya dengan kurs mata uang dollar.

“Kenaikan harga daguing ayama potong juga dipengaruhi, banyaknmya konsumen yang membeli. Utamanya untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi gratis, “katanya.

Ia menambahkan, aksi penyampaian aspirasi peternak ayam beberapa waktu lalu yang meminta kenaikan harga ayam tidak mempengaruhi kenaikan harga daging ayam potong. Karena, tuntutan para peternak tersebut untuk ternak ayam petelur.

Nora mengatakan, dengan adanya kenaikan harga yang naik drastic sangat berpengaruh ke penjualan. Banyak pembeli, khususnya pedagang daging ayam olahan mengurangi membelinya.

“Naiknya harga daging ayam ini sangat berpengaruh ke penjualan, khususnya pedagang ayam olahan matang. Kalau dari pihak penjual ayam matangan sudah sepi, kita penjual daging mentah juga ikut sepi,”ujarnya.

Sementara itu, salah satu penjual ayam goreng, Heru (32) warga Kelurahan Rejowinangun Utara, Kota Magelang , mengaku dirinya tetap membeli daging ayam meski harganya tengah tinggi. Ia membeli daging ayam setiap hari unutk keperluan usaha ayam goreng secara daring dari rumahnya .

“Meskipun harga daging ayam mengalami kenaikan, tetapi tetap saya membelinya. Karena, untuk keperluan usaha kecil-kecilan ayam goreng di rumah,”katanya

Selain harga daging ayam yang mengalami kenaikan, komoditas cabai rawit juga mengalami kenaikan harga. Kenaikan, harga cabai rawit sekitar 10 ribu rupiah per kilogramnya. Sebelumnya, harga cabaai rawit hanya Rp 40 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram. ( wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....