Rem Diduga Bermasalah, Truk Bermuatan Biji Plastik Terguling di Tol Semarang-Solo

  • 28 Agt 2026 08:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Tol KM 430.900 Jalur B arah Solo-Semarang, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 14.22 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit truk bernomor polisi AA 8709 UC yang mengangkut muatan biji plastik.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw membenarkan kejadian tersebut. Truk dikemudikan M. Shoffil Fuad, 21 tahun, warga Kabupaten Rembang.

Berdasarkan keterangan sejumlah pengguna jalan yang berada di lokasi, truk melaju dari arah Bawen menuju Ungaran. Saat melintasi jalan yang memiliki kontur menurun ringan, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Pengemudi kemudian membanting kemudi. Truk oleng, menabrak pembatas jalan, hingga akhirnya terguling.

“Berdasarkan keterangan awal yang kami peroleh, kendaraan melaju dari arah Bawen menuju Ungaran. Setibanya di lokasi kejadian diduga sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik,” ujar Raymond.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, peristiwa ini sempat menyebabkan ruas Tol Solo-Semarang ditutup dan menimbulkan antrean kendaraan hingga beberapa kilometer.

Petugas bersama pengelola tol kemudian melakukan penanganan dan evakuasi. Sambil menunggu crane, badan truk dievakuasi agar setidaknya satu lajur dapat kembali dilalui kendaraan.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan meliputi keterangan para saksi serta kondisi kendaraan, termasuk setelah proses evakuasi muatan dan badan truk selesai.

Raymond mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan. “Pemeriksaan kondisi teknis kendaraan sangat penting untuk mencegah kecelakaan, terutama memastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik saat melintas di jalur dengan kontur menurun,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....