Dinkop: Sebelas Pelaku UMKM Jamu hingga Rengginang ke Pasar Global
- 25 Agt 2026 20:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kota Semarang, Margaritha Mita Dewi Sopa mengatakan ada 11 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Semarang berhasil menembus pasar global. Hal itu dilakukan melalui program inkubasi yang dilaksanakan UPTD PLUT KUMKM.
Menurut Mita sapaan akrab pejabat itu, program inkubasi tersebut membuka akses pasar global tersebut telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Pada 2025, terdapat sekitar 11 pelaku usaha mikro yang telah bekerja sama dengan buyer dari luar negeri.
"UMKM binaan kami yang tembus pasar global itu lewat kegiatan inkubator UPTD PLUT. Tahun 2025 ada sekitar 11 pelaku usaha mikro yang sudah bekerja sama dengan buyer luar," ucapnya.
Dalam program tersebut, kata dia, 11 produk UMKM Semarang telah menjangkau pasar luar negeri seperti Belanda, Australia, Malaysia, Singapura, Hong Kong hingga Kota Mekkah Arab Saudi. Bahkan untuk program inkubasi tahun ini, sejumlah produk sudah ada yang menjalin kesepakatan dengan pasar Mesir dan Arab Saudi.
"Macam-macam produknya, ada kue, jamu, rengginang, bawang goreng. Pokoknya produk lokal, olahan pangan yang telah memembus pasar global melalui program inkubasi Semarang Price 2025," katanya.
Menurut dia, produk-produk yang menembus pasar ekspor sebelum dikirim ke luar negeri, para pelaku UMKM terlebih dahulu melewati masa kurasi, pelatihan standar mutu produksi, pengemasan (packaging), perhitungan HPP, hingga legalitas ekspor melalui UPTD PLUT UMKM Kota Semarang.
"Di UPTD PLTU KUMKM itu ada konsultannya, jadi teman-teman yang membutuhkan pendampingan dari sisi teknologi ada. Di sana ada ruang podcast, pembuatan konten, serta fasilitas untuk membuat foto produk. Semuanya kami fasilitasi," katanya.
Mita menuturkan, potensi produk lokal Semarang sangat luar biasa jika diberikan wadah dan pendampingan yang tepat. Untuk itu, Pemkot Semarang terus berkomitmen memperluas akses pasar melalui kolaborasi dengan mitra-mitra strategis.
"Pemkot Semarang akan terus menjadi fasilitator untuk memperluas promosi dan akses pasar UMKM. Upayanya melalui program Waras Ekonomi untuk membangun ekosistem pelaku usaha yang terintegrasi sekaligus membuka peluang kerja sama dengan lebih banyak mitra," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....