Jaga Marwah Jateng, Gus Yasin Titip Pesan untuk Kafilah MTQ Korpri

  • 23 Agt 2026 17:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Jawa Tengah yang akan berlaga di Sulawesi Selatan pada 24-30 Agustus 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di rumah dinasnya, Minggu 23 Agustus 2026, ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.

Sebanyak 21 peserta, pelatih, dan pendamping akan mewakili Jawa Tengah dalam ajang yang digelar di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan tersebut. Mereka diharapkan tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menunjukkan karakter dan budaya masyarakat Jawa Tengah.

Gus Yasin mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga sikap, kesopanan, dan adat istiadat selama berada di luar daerah. Perilaku peserta menjadi cerminan daerah yang mereka wakili di tingkat nasional.

“Saya berpesan agar di sana tetap menjaga kesopanan dan adat istiadat Jawa Tengah,” ujar Gus Yasin. Pesan itu disampaikan sebagai bekal moral bagi para peserta sebelum mengikuti rangkaian perlombaan.

Selain mengejar prestasi, ajang MTQ Korpri juga diharapkan menjadi sarana memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an. Gus Yasin menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an secara tartil, tidak hanya benar dalam pelafalan, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, penghayatan terhadap isi Al-Qur’an akan menjadi modal penting bagi peserta dalam setiap cabang perlombaan. Dengan bekal tersebut, ia optimistis kontingen Jawa Tengah mampu meraih hasil terbaik.

“Kalau itu dilaksanakan dengan baik, insyaallah hadiahnya adalah prestasi yang akan membanggakan Jawa Tengah,” katanya. Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan daerah.

Salah satu peserta, Artiyah, mengaku telah melakukan persiapan secara intensif untuk menghadapi kompetisi tersebut. Pengalaman mengikuti berbagai MTQ, baik tingkat umum maupun Korpri, menjadi bekal berharga dalam menghadapi persaingan tahun ini.

Ia mengatakan para peserta rutin menjalani latihan secara mandiri maupun bersama pembimbing. Upaya tersebut dilakukan untuk mematangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat tampil di arena lomba.

Artiyah juga menilai perkembangan cabang lomba MTQ Korpri semakin beragam dari tahun ke tahun. Selain tilawah dan tahfiz, kini terdapat kategori kaligrafi, pendalaman kandungan Al-Qur’an, hingga karya tulis ilmiah yang memberi ruang lebih luas bagi peserta untuk berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....