Kukuhkan Pokja Literasi, Pemkot Salatiga Perkuat Budaya Membaca hingga Kelurahan
- 21 Agt 2026 21:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Literasi Kota Salatiga guna memperkuat ekosistem minat baca dan kecakapan informasi masyarakat hingga tingkat rukun warga (RW). Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama Bunda Literasi Kota Salatiga Ny. Retno Robby Hernawan di Ruang Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga, Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, serta jajaran terkait. Momentum pengukuhan Pokja diproyeksikan menjadi wadah terpadu dalam merencanakan, menjalankan, serta mengevaluasi program peningkatan literasi masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, dr. Robby Hernawan menegaskan bahwa literasi memiliki dimensi yang luas dan tidak terbatas pada rutinitas membaca teks semata. "Literasi juga dapat hadir melalui kegiatan mendampingi anak belajar, membangun kebiasaan membaca di keluarga, menghidupkan taman bacaan, meningkatkan kecakapan digital masyarakat, hingga mengajak warga memilah informasi dengan baik," jelas Robby.
Ia menambahkan, pembentukan Pokja ini disertai penunjukan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Literasi di tiap kelurahan yang diemban langsung oleh Bunda Literasi Kelurahan. Satgas kelurahan tersebut akan menjadi garda terdepan sekaligus jembatan strategis antara kebijakan pemerintah kota dengan kebutuhan riil warga di lapangan.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Salatiga Ny. Retno Robby Hernawan menekankan pentingnya literasi sebagai benteng pertahanan sosial di tengah pesatnya digitalisasi dan banjir informasi. Menurutnya, pemahaman literasi modern berfokus pada kemampuan berpikir kritis dan kecakapan menyaring hoaks demi meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Sebagai langkah konkret, Retno menginstruksikan seluruh lurah se-Kota Salatiga untuk menyelesaikan pembentukan Satgas Literasi tingkat kelurahan paling lambat 1 September 2026. Satgas tersebut dibebani tiga tugas utama, yakni menjadi motor penggerak literasi yang adaptif, memetakan potensi kemitraan dengan PKK serta Karang Taruna, dan mendampingi pelaksanaan kegiatan secara konsisten.
Sinergi antara Pokja di tingkat kota dan Satgas di tingkat kelurahan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan belajar aktif di ruang keluarga. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Kota Salatiga optimis mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing tinggi dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....