Hadiri HUT ke-81 Jateng, Plt Bupati Pekalongan Dorong Semangat Gumreget dan Nyawiji
- 19 Agt 2026 20:59 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Upacara Hari Jadi Ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu 19 Agustus 2026.
- Jawa Tengah wolu siji, senantiasa gumerget, nyawiji, menuju daerah toto tenteram kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi
RRI.CO.ID, Pekalongan - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman menegaskan dukungannya terhadap semangat gumreget dan nyawiji dalam memperkuat pembangunan Jawa Tengah. Pesan itu disampaikan usai mengikuti Upacara Hari Jadi Ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu 19 Agustus 2026.
Sukirman menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Ke-81 Jawa Tengah sekaligus mengajak masyarakat Kabupaten Pekalongan turut memperkuat persatuan dan sinergi pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Jateng gumerget, nyawiji,” ujar Sukirman.
Ia menilai pesan Gubernur Ahmad Luthfi menjadi penegasan bahwa pembangunan Jawa Tengah membutuhkan kesinambungan. Capaian pemerintahan sebelumnya, kata dia, harus dilanjutkan dan ditingkatkan agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.
“Pak Gubernur mencoba mengajak kita untuk bersatu padu, memperkuat persatuan kita, dan kemudian membangun bersama-sama Jawa Tengah,” katanya.
Sukirman menegaskan pembangunan harus bermuara pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama terbukanya lapangan pekerjaan, peningkatan layanan kesehatan, serta pendidikan yang semakin baik.
“Capaian-capaian pemerintahan yang lalu, itu kita teruskan dan kemudian kita tingkatkan prestasi Jawa Tengah, agar kemudian gemah ripah loh jinawi, masyarakatnya mendapatkan lapangan pekerjaan, mendapatkan kesehatan yang baik, dan pelayanan pendidikan yang paling baik,” ujarnya.
Upacara dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan dihadiri Wakil Gubernur, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, kepala OPD, serta berbagai elemen masyarakat. Usai upacara, Sukirman turut menandatangani rencana kerja 35 kabupaten/kota serta perjanjian kerja sama OPD Provinsi Jawa Tengah terkait sinergi akselerasi sertifikasi halal. Penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Boyolali.
Sementara, dalam amanatnya, Ahmad Luthfi mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gumreget dan nyawiji untuk mewujudkan Jawa Tengah yang tenteram dan sejahtera. “Jawa Tengah wolu siji, senantiasa gumerget, nyawiji, menuju daerah toto tenteram kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti ancaman disinformasi, hoaks, ujaran kebencian hingga fitnah yang semakin mudah menyebar melalui ruang digital. Ia meminta jajaran pemerintahan dari tingkat provinsi hingga desa aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Ahmad Luthfi menekankan pentingnya budaya check, re check, final check sebelum menyampaikan informasi. Menurutnya, media sosial tidak boleh menjadi ruang yang justru memecah persatuan masyarakat Jawa Tengah akibat informasi palsu maupun fitnah.
“Jangan membenarkan yang biasanya. Akan tetapi, sampaikan yang benar,” ucapnya.
Menurut Ahmad Luthfi, pembangunan Jawa Tengah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semangat gotong royong dan tepo seliro harus menjadi kekuatan bersama untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, lingkungan hidup, keamanan hingga keadilan.
“Kita secara bersama-sama tentrem agawe makmur bagi masyarakat. Memang tidak mudah perjuangan kita. Masih banyak sekali pekerjaan rumah yang mesti kita tuntaskan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....