Yon TP akan Dibangun di Hutan Boyolali, Perhutani Dorong Pemanfaatan Tetap Terukur

  • 19 Agt 2026 08:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Boyolali – Rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 454/Satria Prawirodidoyo Boyolali di kawasan hutan produksi seluas 77,51 hektare menjadi perhatian dalam koordinasi antara Perhutani dan jajaran TNI. Pemanfaatan kawasan tersebut diharapkan tetap dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kondisi hutan dan fungsi lingkungannya.

Koordinasi dilakukan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa bersama jajaran TNI di Kantor KPH Telawa, Selasa, 18 Agustus 2026. Pertemuan membahas tahapan rencana pembangunan Yon TP yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ledok, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Krobokan).

Wakil Komandan Batalyon TP Kapten Infanteri Rizal Yudha dan Danramil Juwangi Kapten Cba Mujiyana Widada hadir dalam koordinasi tersebut. Keduanya diterima Administratur KPH Telawa Titus Aryanto dan Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Telawa Kriswantoro.

Rencana pembangunan mengacu pada Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 457 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan untuk pembangunan sarana dan prasarana Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan wilayah Komando Daerah Militer IV/Diponegoro. Kawasan yang akan dimanfaatkan merupakan hutan produksi tetap atas nama Kementerian Pertahanan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dengan luas mencapai 77,51 hektare.

Kapten Infanteri Rizal Yudha mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan agar proses perencanaan hingga pembangunan dapat dipersiapkan dengan baik. Perhutani menjadi salah satu pihak yang perlu dilibatkan karena lokasi pembangunan berada di kawasan hutan KPH Telawa.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk Perhutani, guna memastikan bahwa rencana pembangunan Yon TP ini bisa berjalan lancar sesuai rencana dan target penyelesaian pembangunan tepat waktu. Dukungan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Administratur KPH Telawa Titus Aryanto menegaskan dukungan Perhutani terhadap koordinasi bersama jajaran TNI dalam setiap tahapan pembangunan Yon TP yang disebut sebagai program strategis nasional. Menurut Titus, koordinasi penting untuk memastikan pemanfaatan kawasan hutan dapat dilakukan secara tepat.

“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan bersama jajaran TNI. Perhutani siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan terkait situasi kondisi kawasan serta data sumber daya alam yang dibutuhkan terkait proses pembangunan Yon TP,” ujarnya.

Pemanfaatan kawasan hutan untuk pembangunan tersebut diharapkan tetap memperhatikan fungsi lingkungan. Selain mendukung kebutuhan pembangunan nasional, kondisi kawasan dan sumber daya alam di lokasi juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam setiap tahapan pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....