Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Pendaki Asal Brebes Ditemukan Tak Bernyawa
- 19 Agt 2026 06:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Proses evakuasi pendaki Gunung Slamet asal Sirampong Brebes, M. Fahri Maulana (16) hingga Selasa, 18 Agustus 2026 malam masih berlanjut. Saat ditemukan oleh tim assesment atau tim aju, korban dipastikan sudah tidak bernyawa.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan, berdasarkan info dari tim aju yang telah tiba di puncak pukul 6 sore, korban dipastikan telah meninggal dunia. "Mengingat situasi masih cukup terang, tim segera melakukan evakuasi dan Alhamdulillah tidak ada satu jam korban sudah berhasil dikeluarkan dari dasar kawah,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, tim SAR gabungan telah membawa turun korban menuju pos pendakian jalur Guci. Korban dibawa ke Basecamp (BC) Permadi Guci, bukan melalui BC. Basopala Sawangam yang merupakan jalur awal korban mendaki, karena akses yang lebih mudah.
Diperkirakan perjalanan turun menuju BC Permadi memakan waktu 7-8 jam. "Mari kita doakan bersama semoga tim diberikan kelancaran dan kemudahan dalam proses evakuasi sehingga selamat sampai Basecamp Permadi,” ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, M. Fahri Maulana mendaki Gunung Slamet bersama 3 rekan lainnya. Mereka naik pada Senin, 17 Agustus 2026 malam dan mencapai puncak pada Selasa, 18 Agustus 2026 pagi hari.
Setelah pukul 09.00 WIB, mereka memutuskan turun. Namun, salah satu pendaki, yakni Fahri memutuskan untuk turun belakangan dan masih asyik berada di bibir kawah.
Naas, tanah yang dipijak rapuh dan ambrol sehingga korban jatuh kedalam kawah. Kejadian ini disaksikan pendaki lain.
Para pendaki lainnya segera melapork ke pos Basecamp Bosapala Sawangan. Laporan kemudian diteruskan ke Unit Siaga SAR Pemalang Kantor SAR Semarang untuk meminta pertolongan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....