Produksi 9,9 Juta Meter Kubik, PDAM Pastikan Ketersediaan Air di Musim Kemarau

  • 17 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Ketersediaan air Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang dipastikan aman selama musim kemarau. Jaminan tersebut ditopang produksi air yang mencapai 9.915.282 meter kubik, dengan pasokan berasal dari instalasi pengolahan air, sumber mata air, dan sumur artesis.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setyawan menjelaskan kondisi pasokan air hingga saat ini masih berjalan aman dan lancar. Pihaknya juga terus memantau ketersediaan air baku untuk mengantisipasi kemungkinan kemarau berkepanjangan.

Wawan sapaanya memastikan pelanggan yang sudah terhubung dengan jaringan perpipaan PDAM Tirta Moedal tetap mendapatkan layanan air. “Sepanjang itu ada tersedia layanan PDAM melalui jaringan perpipaan kita siap 24 jam. Jadi, tidak ada kekeringan karena debit kita, suplai kita cukup,” ujarnya usai mengikuti Upacara memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di kantornya, Senin 17 Agustus 2026.

Dari data produksi, kontribusi terbesar berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan volume produksi 7.927.154 meter kubik atau sekitar 80 persen dari total produksi. Sedangkan, sumber alam berupa mata air menyumbang 846.206 meter kubik atau sekitar 9 persen. Adapun sumur artesis menghasilkan 1.141.922 meter kubik, setara sekitar 11 persen.

"Secara keseluruhan, data tersebut mencatat total produksi air sebesar 9.915.282 meter kubik dengan angka debit yang tercantum dalam data sebesar 3.701,94 liter per hari," ujarnya.

Pengecekan terhadap sumber air melalui program Tirta Moedal Water Treatment Field Trip juga terus dilakukan.

Menurut dia, tahap pertama telah dilakukan di Pucang Gading. Dari kegiatan tersebut, akan dilakukan pengecekan ketersediaan air sekaligus menyusun konsep pengembangan sumber air berikutnya.

“Nah, kita nanti akan mengecek ketersediaan air kemudian konsep-konsep yang akan kita kembangkan ini akan kita terus nanti ke Kudu, ke Pudak Payung yang terakhir nanti konservasi ke sumber-sumber,” jelasnya.

Ia pun mengaku bersyukur pasokan air hingga saat ini belum terganggu secara signifikan akibat musim kemarau. Ia juga berharap hujan segera turun untuk membantu menjaga ketersediaan air baku.

“Alhamdulillah sampai saat ini pasokan masih berjalan dengan aman dan lancar dan mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi kita sudah mendapatkan guyuran air hujan,” ucapnya.

Wawan menambahkan, akan tetap memberikan perhatian terhadap wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan. Seperti kawasan Rowosari dan sekitar Tembalang menjadi salah satu wilayah yang perlu diantisipasi apabila membutuhkan pasokan air selama musim kemarau.

“Yang kita waspadai adalah daerah-daerah yang belum ada layanan PDAM seperti di Rowosari, di Tembalang, sekitar Tembalang itu. Kita siap dengan posko tangki,” katanya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan air dapat berkoordinasi dengan BPBD. Ady juga mengajak perusahaan maupun pihak lain untuk turut membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air.

“Bagi siapapun masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi BPBD dan atau juga bagi perusahaan-perusahaan lainnya saya menghimbau untuk ikut serta membantu kekeringan ini dengan bekerja sama dengan Perumdam Tirta Moedal Kota Semarang,” ujarnya.

Di sisi lain, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dimaknai Perumdam Tirta Moedal dengan semangat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menuturkan kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pernyataan bebas, tetapi juga diwujudkan melalui terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

“Iya, saya kira dengan peringatan kemerdekaan yang ke-81 ini kita di Perumdam Tirta Moedal Kota Semarang bertekad untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan yang terbaik, yang paripurna, yang sempurna, yang berkualitas kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain fokus pada ketersediaan air, jajaran Perumdam Tirta Moedal juga mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol nasionalisme, kebersamaan, pluralisme, dan harmonisasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....