Ormas DHIBRA Bangun 2.358 Rumah Layak Huni bagi Masyarakat Kurang Beruntung

  • 13 Agt 2026 09:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Organisasi masyarakat Dhillaal Berkat Rahmat Allah (DHIBRA) telah membangun 2.358 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang beruntung sejak 2002. Program tersebut terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu warga memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman.

Pada Agustus 2026, DHIBRA kembali membangun rumah syukur layak huni bagi warga yang membutuhkan di Jalan Pergiwati 1/6 RT 5 RW 6, Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Pembangunan rumah tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp85 juta.

Ketua DPC DHIBRA Semarang Utara, Maryanto Hafiz, mengatakan pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Menurutnya, persoalan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan ekonomi, tetapi juga kebutuhan tempat tinggal yang layak.

Hal tersebut disampaikan Maryanto dalam Dialog Bowo Raos di Studio Pro 4 RRI Semarang, Rabu 12 Agustus 2026 malam. Dialog yang dipandu Ketua Forum Komunikasi Pemerhati Paguyuban Pendengar dan Pemerhati RRI Semarang (FKP Papperris), FX Sumardiyono bersama R Soejarto tersebut mengangkat tema Menyejahterakan Masyarakat Wujud Kepedulian”.

Maryanto mengatakan, kepedulian kepada masyarakat yang kurang beruntung perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Pembangunan rumah layak huni menjadi salah satu bentuk amanah yang dijalankan DHIBRA untuk membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik.

“Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-81, masih ada rakyat yang kurang beruntung hidupnya. Oleh karena itu, beliau mengamanahkan kepada seluruh anggotanya (jamaahnya) untuk membangunkan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang beruntung,” ujarnya.

Ia menambahkan, rumah yang dibangun di Bulu Lor diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat. Pembangunan tersebut sekaligus menjadi upaya membantu meringankan beban masyarakat dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Tahun 2026 ini kami membangun rumah syukur layak huni di jalan Pergiwati 1/6 RT 5 RW 6 Bulu Lor Semarang Utara, dengan dana anggaran sebesar Rp85 juta. Agar orang tersebut dapat memiliki rumah yang sehat aman nyaman sesuai dengan standar kelayakan,” ucapnya.

Program pembangunan rumah layak huni DHIBRA telah berjalan selama lebih dari dua dekade. Sejak dimulai pada 2002 hingga 2026, sebanyak 2.358 unit rumah telah dibangun bagi masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....