Wabup Purworejo: Keberhasilan Pemerintah Diukur dari Turunnya Angka Kemiskinan
- 12 Agt 2026 17:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan keberhasilan pemerintah daerah tidak cukup diukur dari banyaknya penghargaan yang diraih. Menurutnya, prestasi yang lebih penting adalah kemampuan pemerintah menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dion saat membuka kegiatan Peningkatan Mutu Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu, 12 Agustus 2026.
“Prestasi yang membanggakan itu bukan ketika kita mendapatkan penghargaan-penghargaan. Jauh lebih membanggakan ketika pemerintah daerah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan,” ujar Dion.
Menurut Dion, pemerintah daerah harus memastikan berbagai program pembangunan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta kader PKK ikut berperan aktif mengidentifikasi persoalan yang dihadapi warga di lingkungan masing-masing.
Kader PKK, kata dia, dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah, terutama untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan penanganan segera. “Kalau ada warga masyarakat yang jambannya belum layak, rumah tidak layak huni atau anak putus sekolah, ibu-ibu memegang peranan penting untuk segera mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Dion menekankan PKK harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan PKK tidak semestinya hanya berfokus pada aktivitas internal organisasi, tetapi juga harus ikut membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang diikuti perwakilan Tim Penggerak (TP) PKK dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bagelen.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Purworejo menyerahkan bantuan kepada 32 kepala keluarga perempuan kurang mampu. Bantuan berupa uang pembinaan sebesar Rp300 ribu untuk masing-masing keluarga serta paket sembako.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya mengatakan kegiatan peningkatan mutu kader diharapkan dapat menyamakan visi dan langkah TP PKK mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan. Ia juga mendorong para kader mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi dalam pemberdayaan keluarga.
“Karena itu saya berharap kader PKK juga harus terus belajar, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Terus bergerak ke depan,” ungkapnya.
Dengan penguatan kapasitas kader dan sinergi bersama pemerintah daerah, PKK diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai bagian dari pembangunan Kabupaten Purworejo. (ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....