Kondisi Memprihatinkan, Disperkim Usul Renovasi Dua Rusunawa ke Pemerintah Pusat
- 12 Agt 2026 02:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dua rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yakni Rusunawa Kaligawe dan Rusunawa Bandarharjo diusulkan untuk renovasi ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kedua rusun tersebut dinilai sudah tua dan membutuhkan penanganan segera. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang Murni Ediati mengatakan, Rusunawa Kaligawe masuk prioritas karena kondisi bangunannya mulai mengalami kemiringan.
“Jujur kalau itu kan nanti berhubungan dengan anggaran. dua itu yang kami usulkan Kaligawe sama Bandarharjo. Karena Kaligawe kondisinya udah mulai miring,” ujarnya, Selasa 11 Agustus 2026.
Pipie sapaan akrab Kepala Disperkim itu mengaku tengah menyiapkan dokumen perencanaan. Target renovasi dua rusun diharapkan bisa terealisasi melalui pendanaan pada 2027 atau 2028.
“Kami sedang menyiapkan dokumen perencanaannya,” katanya. Selama ini pembangunan rusunawa umumnya didanai pemerintah pusat karena membutuhkan biaya yang sangat besar.
Selain itu, juga adanya keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Semarang. “Dengan kemampuan APBD yang ada kami tidak pernah membangun rusun karena rusun itu anggarannya selalu jadi PUPR. Biayanya kan cukup besar,” imbuhnya.
Sambil menunggu kepastian anggaran, pihaknya hanya bisa merenovasi kecil-kecil, seperti renovasi kebocoran dan kerusakan ringan. Langkah tersebut dilakukan agar penghuni tetap dapat menempati hunian yang layak sembari menunggu renovasi menyeluruh.
“Perbaikan yang menjadi prioritas saat ini adalah penanganan unit-unit yang bocor. Adapun perbaikan secara keseluruhan akan dilakukan secara bertahap karena membutuhkan anggaran yang besar,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....