Peserta Maganghub Kemenaker Dikenalkan Lingkungan Lapas Semarang
- 11 Agt 2026 08:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang resmi membuka penerimaan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Kegiatan ini bagian dari upaya memberikan pengalaman kerja sekaligus ruang pengembangan kompetensi bagi peserta magang.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Merdeka Lapas Kelas I Semarang, Senin 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural, jajaran Tata Usaha, serta perwakilan Tenaga Kesehatan Klinik Pratama Lapas Kelas I Semarang.
Pembukaan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengenal lingkungan kerja, memahami tugas dan tanggung jawab, serta mengikuti ketentuan yang berlaku selama menjalani program magang. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai lingkungan Lapas, tata tertib, kedisiplinan, etika, hingga aspek keamanan yang harus diperhatikan selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan bahwa MagangHub tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
“Kami menyambut baik kehadiran peserta MagangHub di Lapas Semarang. Selama berada di sini, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengenal dunia kerja, membangun kedisiplinan, serta memahami bagaimana sebuah organisasi menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Ahmad Tohari.
Selama pekan pertama, setiap harinya para peserta akan mendapatkan pendampingan dari jajaran Lapas sesuai bidang tugas masing-masing. Pengenalan diawali melalui Bagian Tata Usaha yang meliputi Subbagian Umum, Subbagian Keuangan, dan Subbagian Kepegawaian.
Selain memahami tugas administratif, peserta juga akan diperkenalkan dengan sejumlah inovasi yang dikembangkan Lapas Kelas I Semarang. Pengenalan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai upaya peningkatan pelayanan sekaligus menjadi referensi bagi peserta selama menjalani program MagangHub.
Pendampingan dilakukan secara bertahap agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai penerapan tugas dalam lingkungan kerja secara langsung. Koordinasi antara peserta dengan jajaran Lapas juga terus diperkuat untuk memastikan seluruh rangkaian magang berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Ahmad Tohari berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti MagangHub dapat menjadi bekal berharga bagi peserta ketika memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
“Harapan kami, para peserta tidak sekadar menyelesaikan masa magang, tetapi benar-benar mendapatkan pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai kedisiplinan yang dapat diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....