Tingkatkan Keselamatan, Trans Semarang Perketat Uji Kelaikan Armada Koridor I

  • 06 Agt 2026 06:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) Trans Semarang memperketat pemeriksaan kelaikan armada Koridor I relasi Mangkang–Penggaron melalui kegiatan ramp check atau uji laik jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan sekaligus memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi penumpang.

Pemeriksaan dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang di pool Koridor I Terminal Mangkang, Selasa, 4 Agustus 2026 malam. Sebanyak 11 armada menjalani pemeriksaan, sementara satu armada lainnya tidak diperiksa karena masih dalam proses perbaikan.

Kepala BLUD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan ramp check menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Menurutnya, keselamatan penumpang maupun pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam operasional Trans Semarang.

"Kita ingin tingkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna Trans Semarang. Termasuk pengguna jalan," ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kelengkapan administrasi kendaraan, sistem pengereman, tekanan angin ban, serta lampu. Perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), alat pemecah kaca, dan sabuk pengaman juga turut diperiksa.

Haris mengungkapkan hasil pemeriksaan masih menemukan sejumlah armada yang memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, pihak ketiga selaku operator diminta segera melakukan pembenahan sebelum armada kembali melayani penumpang.

"Sesuai SOP, kita meminta pihak ketiga melakukan perbaikan. Armada yang tidak layak atau perlu perbaikan harus diperbaiki dulu sebelum melakukan layanan," katanya.

Menurut Haris, pemeriksaan berkala ini juga bertujuan menjaga kelancaran operasional sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Ke depan, ramp check akan dilakukan secara rutin di seluruh koridor Trans Semarang agar standar keselamatan diterapkan secara merata.

Saat ini Trans Semarang mengoperasikan 132 armada, termasuk 75 unit armada baru yang menggantikan bus lama. Khusus Koridor I, yang merupakan koridor pertama dengan armada yang mayoritas telah berusia tua, dalam waktu dekat akan diperkuat dengan 25 bus listrik baru yang pengadaannya dilakukan secara bertahap.

"Nanti ada 25 armada bus listrik.Pengadaan dilakukan bertahap September sampai Oktober ini menggantikan bus Koridor I yang sudah tua," ujar Haris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....