Tiga Pekan Krisis Air , Warga Sragi Pekalongan Minta Bantuan Air Bersih ditambah

  • 05 Agt 2026 17:48 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kekeringan Kabupaten Pekalongan
  • Warga Sragi Kabupaten Pekalongan Keluhkan Kekeringan, Minta Distribusi Air Bersih Ditambah

RRI.CO.ID, Pekalongan – Sudah tiga pekan, warga Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi, Kabupaten Pekalongan, kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau. Meski bantuan dropping air terus disalurkan, warga berharap frekuensi distribusi ditingkatkan karena pasokan belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga, Watik, mengatakan bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Pekalongan sangat membantu masyarakat. Namun, air yang datang setiap hari masih belum mencukupi kebutuhan untuk memasak, minum, maupun keperluan rumah tangga lainnya.

"Bantuan air bersih sangat membantu, tapi kami berharap distribusinya bisa ditambah. Untuk keperluan memasak dan air minum," ujarnya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Watik, distribusi air bersih idealnya dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pagi dan sore. Selain mencukupi kebutuhan warga, langkah tersebut juga diharapkan dapat mengurangi antrean panjang saat pengambilan air.

"Kalau bisa pagi dan sore. Jadi warga tidak perlu antre lama," katanya.

Kekeringan tidak hanya melanda Kelurahan Sragi, tetapi juga mulai dirasakan di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Pekalongan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan pun terus menyalurkan bantuan air bersih sembari memantau kondisi daerah terdampak agar distribusi dapat dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain memperkuat distribusi air bersih, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi jangka pendek dan memetakan wilayah rawan kekeringan. Upaya tersebut dilakukan agar penanganan dampak musim kemarau dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengatakan pemerintah juga akan menggelar istighosah bersama sebagai bentuk ikhtiar menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan."Selain penanganan langsung di lapangan, kami juga akan menggelar istighosah bersama sebagai upaya batin agar kemarau tidak berlangsung lama," katanya.

Pemerintah berharap kombinasi penanganan teknis melalui distribusi air bersih dan langkah mitigasi, serta ikhtiar spiritual, dapat membantu meringankan beban masyarakat. Kondisi kekeringan diharapkan berangsur membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....