Belum Penuhi Standar Pasti Pas, SPBU Jalan Jenderal Sudirman Kudus Tutup Sementara

  • 05 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • SPBU 44.593.22 di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Kudus, menghentikan operasional sementara sejak Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB.
  • Penutupan SPBU dilakukan karena belum memenuhi seluruh persyaratan Program Pasti Pas dari Pertamina.
  • Selama masa penutupan, pengelola SPBU fokus melengkapi fasilitas yang masih menjadi persyaratan program sebelum menjalani audit kelayakan.

RRI.CO.ID, Kudus – SPBU 44.593.22 di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Kudus, menghentikan operasional sementara karena belum memenuhi seluruh persyaratan Program Pasti Pas dari Pertamina. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari proses pembinaan sebelum SPBU menjalani audit kelayakan.

Operasional SPBU dihentikan sejak Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB. Selama masa penutupan, pengelola fokus melengkapi sejumlah fasilitas yang masih menjadi persyaratan program tersebut.

Manajer SPBU, Mansyur Syah menjelaskan, pihaknya saat ini masih berada dalam tahap pembinaan dari Pertamina. Menurutnya, SPBU tersebut baru mendaftar Program Pasti Pas sehingga belum menjalani proses audit.

“Saat ini SPBU kami sedang mendapatkan pembinaan dari Pertamina, karena setiap SPBU kan wajib untuk mengikuti program Pasti Pas dari Pertamina. Kebetulan SPBU kami ini kan baru mendaftar sehingga belum mengikuti audit, rencana SPBU kami diaudit pada bulan Agustus ini, tapi fasilitasnya memang belum lengkap,” ujar Mansyur, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia mengatakan, pengelola kini mempercepat pemenuhan berbagai persyaratan yang masih kurang. Di antaranya pemasangan stiker CCTV serta pembenahan dan pengecatan ulang sejumlah fasilitas yang kondisinya mulai kusam.

Seluruh proses perbaikan tersebut akan didokumentasikan dan dilaporkan kepada Pertamina sebagai bahan evaluasi. Dengan demikian, pihak Pertamina diharapkan dapat segera melakukan verifikasi atas pembenahan yang telah dilakukan.

Pihak pengelola berharap proses pembinaan dan audit dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal. Meski operasional dihentikan sementara, pengelola memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak di SPBU tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Harapan kami untuk update pembenahan bisa direspon cepat oleh Pertamina, sehingga kami bisa segera beroperasi kembali. Apalagi untuk stok BBM sangat aman dan full,” ucap Mansyur. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....