Bupati Kendal Minta RSUD Soewondo Kendal Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan
- 05 Agt 2026 12:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo Kendal diharapkan terus meningkatkan mutu pelayanan, sehingga dapat memberikan tingkat kepercayaan masyarakat yang lebih tinggi. Hal ini disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri kegiatan Survei Akreditasi Rumah Sakit oleh Tim Surveior Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) di RSUD Soewondo Kendal, Rabu, 5 Agustus 2026.
Survei Akreditasi adalah proses penilaian mutu pelayanan dan keselamatan pasien secara nasional. Survei dimulai dengan telaah dokumen secara daring per kelompok kerja dan tinjauan lapangan untuk melihat implementasi standar secara nyata.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berharap, Survei Akreditasi ini akan memberikan hasil positif dan RSUD Soewondo dinyatakan lulus akreditasi secara paripurna. "Survei Akreditasi Rumah Sakit ini merupakan cermin komitmen bersama di dalam mewujudkan pelayanan yang bermutu, aman dan juga berorientasi pada keselamatan pasien," ucapnya.
Ia mengatakan, RSUD ini sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Kendal yang memiliki pengalaman, sehingga standar pelayanan di RSUD ini harus terus ditingkatkan dan menjadi yang terbaik. "RSUD Soewondo juga harus mampu bersaing dalam peningkatan mutu dan pelayanan, sehingga paling dipercaya oleh masyarakat," katanya.
Bupati Kendal juga berharap, dari survei akreditasi ini akan mendapatkan hasil yang maksimal. Masukan, saran dan arahan dari tim survei agar segera ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit untuk dilakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan.
Direktur RSUD Soewondo Kendal, dr. Saikhu mengatakan, survei akreditasi rumah sakit merupakan program rutin dari Kementerian Kesehatan tiap empat tahun sekali. Pada survei akreditasi sebelumnya, RSUD Soewondo mendapatkan hasil Paripurna.
"Harapannya, tahun ini juga lulus Paripurna. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit semakin meningkat," ucapnya.
Dokter Saikhu menjelaskan, kegiatan survei dilakukan secara daring selama satu hari dan kunjungan lapangan selama dua hari. Kunjungan lapangan oleh tim survei ke unit-unit pelayanan rumah sakit untuk melihat implementasi standar secara nyata.
"Penilaiannya meliputi standar pelayanan maupun standar manajemen. Dari indikator pelayanan maupun indikator keuangan," katanya. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....