QRIS Masuk Pasar Tradisional, Salatiga Percepat Transaksi Digital

  • 31 Jul 2026 12:13 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Salatiga mempercepat digitalisasi transaksi pasar tradisional melalui penerapan sistem QRIS dengan dukungan UPTD Pasar Kelas A dan Bank Jateng.
  • Program ini merupakan bagian dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah untuk memperluas jangkauan transaksi non-tunai di sektor pedagang.
  • Fokus utama adalah meningkatkan inklusi keuangan bagi para pedagang pasar tradisional agar dapat mengakses layanan pembayaran digital.

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota Salatiga mempercepat digitalisasi transaksi pasar tradisional melalui penerapan QRIS. Program ini dijalankan UPTD Pasar Kelas A bersama Bank Jateng.

Langkah tersebut menjadi bagian dukungan terhadap program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Fokusnya memperluas transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan inklusi keuangan pedagang.

Kasubag UPTD Pasar Kelas A Kota Salatiga, Endah Titisari Ajie, menyebut QRIS memberi kemudahan pembayaran. "Sistem ini dinilai lebih praktis, aman, dan efisien," ungkapnya

Adaptasi Teknologi Para Pedagang Pasar

Menurut Endah, digitalisasi pasar penting agar pedagang mampu mengikuti perkembangan ekonomi. Adopsi teknologi pembayaran juga membuka peluang transaksi yang lebih luas," katanya, Jumat 31 Juli 2026

Implementasi QRIS dilakukan melalui pendampingan bertahap kepada pedagang. Kegiatan mencakup sosialisasi, pendaftaran, aktivasi rekening, hingga praktik penggunaan langsung.

"Pendampingan diharapkan meningkatkan kepercayaan diri pedagang dalam bertransaksi digital. Dengan demikian, penggunaan QRIS dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan," kata Endah

Penerapan QRIS akan diperluas ke pasar-pasar lain di bawah UPTD Pasar Kelas A. Perluasan dilakukan sesuai kesiapan infrastruktur, pedagang, dan dukungan pemangku kepentingan.( Tau/ Fe)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....