Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Batang Intensifkan Penanaman Pohon

  • 29 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Perusahaan Umum Daerah Air Minum(PUDAM) Sendang Kamulyan Batang terus memperkuat upaya pelestarian Mata Air Bismo sebagai sumber utama air baku bagi masyarakat Kabupaten Batang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni penanaman pohon bersama berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pasokan air bersih.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan tasyakuran dan penyaluran bantuan modal kepada warga di sekitar Mata Air Bismo, Kecamatan Blado, Rabu, 29 Juli 2026. Upaya itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat di kawasan sumber mata air.

Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi keberhasilan PUDAM Sendang Kamulyan dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Menurutnya, kelestarian alam harus dijaga bersama agar sumber air tetap mampu memenuhi kebutuhan generasi sekarang maupun mendatang.

"Alam butuh pendampingan kita. Dengan merawat masyarakat sekitar Mata Air Bismo, agar bisa menjaga kondusivitas alam dan aset milik PUDAM Sendang Kamulyan," ujarnya usai melakukan penanaman bibit pohon.

Direktur Utama PUDAM Sendang Kamulyan Mulyono, didampingi Direktur Umum Siswandi Hambali, mengatakan penanaman pohon dilakukan secara berkelanjutan mulai dari kawasan hulu hingga hilir. Langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan air baku agar layanan air bersih kepada pelanggan tetap terjaga.

Mulyono mengatakan, meski memasuki musim kemarau, stok air baku masih mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat. Pihaknya bahkan siap menambah sekitar 1.200 sambungan pelanggan baru di kawasan Perumahan Puri Delta City Side.

"Di musim kemarau ini saja, kami stok air baku masih mencukupi untuk melayani masyarakat. Dari sisi peningkatan kuantitas layanan, kami siap melayani 1.200 pelanggan baru untuk mencukupi kebutuhan warga di Perumahan Puri Delta City Side, yang akan diresmikan Pak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Selain menjaga kawasan resapan, PUDAM juga berupaya meningkatkan kapasitas sumber air baku melalui sejumlah investasi. Salah satunya dengan mengoptimalkan sumber air di Bangkangan dan Wanar yang telah memperoleh izin dari Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

"Kami lakukan investasi air di Bangkangan dan Wanar sudah berizin dari PSDA untuk dioptimalisasi. Namun, tetap menunggu anggaran," katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Bismo, Sugi, mengatakan kawasan Tuk Limo di Mata Air Bismo telah lama menjadi sumber utama pasokan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Batang. Salah satu sumber mata air yang dikenal masyarakat adalah Tuk Ngobalan yang sejak dahulu dimanfaatkan peziarah menuju petilasan Sunan Kalijaga untuk bersuci.

"Namanya Ngobalan itu karena air yang keluar itu ngubal-ngubal banyak sekali. Karena kebutuhan masyarakat akan air bersih semakin banyak, akhirnya dioptimalkan oleh PUDAM Sendang Kamulyan, sejak puluhan tahun lalu," ujarnya.

Sugi mengapresiasi kepedulian PUDAM Sendang Kamulyan terhadap masyarakat sekitar melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya, keberadaan PUDAM juga memberikan manfaat ekonomi bagi desa dan membuka kesempatan kerja bagi warga setempat.

"Ada pemasukan juga ke desa. Warga kami juga ada yang kerja di sana," ujarnya.

Ia berharap upaya pelestarian kawasan Mata Air Bismo terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama melalui penanaman pohon di kawasan hulu. Menurutnya, kelestarian hutan menjadi faktor penting untuk menjaga debit air tetap stabil.

"Jangan sampai ada penggundulan hutan. Dikhawatirkan mengurangi debit air," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....