Sepuluh ASN Jateng Raih Beasiswa S2-S3 Bappenas, Perkuat Perencanaan Pembangunan
- 29 Jul 2026 09:25 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Sepuluh PNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih beasiswa S2 dan S3 melalui program cost sharing Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
- Para penerima beasiswa akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terkemuka seperti UGM, Diponegoro, Padjadjaran, dan Airlangga dengan berbagai disiplin ilmu yang mendukung pembangunan.
- Program ini merupakan langkah strategis untuk mencetak aparatur perencana pembangunan yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.
RRI.CO.ID, Semarang - Sebanyak 10 pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih beasiswa S2 dan S3 melalui program cost sharing Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Program ini menjadi langkah strategis untuk mencetak aparatur perencana pembangunan yang lebih kompeten dan siap menjawab tantangan pembangunan daerah.
Para penerima beasiswa akan melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Mereka tersebar di Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga dengan berbagai disiplin ilmu yang mendukung pembangunan.
Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengatakan program beasiswa cost sharing merupakan skema baru yang dijalankan Bappenas pada tahun 2026. Hal itu diungkapkannya saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menandatangani kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Selasa 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, melalui program itu, skema pembiayaan dilakukan dengan pembagian tanggung jawab. Biaya pendidikan ditanggung Bappenas, sementara biaya hidup didukung melalui APBD daerah masing-masing.
"Adanya program cost sharing ini sangat bermanfaat dan tentu bisa mendukung peningkatan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, ini sangat membantu, jadi ada pembiayaan SPP dari Bappenas dan untuk living cost-nya dari APBD masing-masing daerah," kata Dhoni.
Ia menjelaskan, Pemprov Jawa Tengah selama ini berkomitmen memperkuat kompetensi ASN sebagai bagian dari penguatan sistem meritokrasi. Peningkatan kualitas pendidikan dinilai menjadi salah satu cara untuk memastikan ASN memiliki kapasitas yang semakin baik dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dhoni menegaskan, para penerima beasiswa nantinya akan ditempatkan kembali sesuai bidang keilmuan yang ditempuh. "Kami akan tempatkan kembali sesuai dengan komitmen keilmuan sebagai penerima beasiswa, semoga ini bisa mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi misi Jawa Tengah," ujarnya.
Salah seorang penerima beasiswa, Bhakti Damar Jati dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, menilai beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Semoga setelah pendidikan dapat mengabdi dan mengamalkan ilmu dalam pelayanan publik dan merencanakan pembangunan," ujarnya.
Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung SDM yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.
"Sumber daya alam boleh melimpah. Selama modal manusia atau SDM tidak cukup kapasitas dan kemampuannya, maka sumber daya alam akan sia-sia," katanya.
Rachmat menjelaskan, pembangunan yang berkualitas harus dimulai dari pendidikan dan perencanaan yang baik. Ia menilai Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang telah menunjukkan praktik perencanaan pembangunan yang baik, didukung keberadaan banyak perguruan tinggi berkualitas.
"Tampaknya merencanakan itu mudah, tapi membuat rencana yang baik tidak mudah. Bappenas salah satu tempat terbaik merencanakan pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang, kami ingin menularkan ilmu itu kepada daerah-daerah yang membutuhkan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....