Wilujengan Nagari Jadi Momentum Membumikan Sejarah Kota Salatiga
- 26 Jul 2026 21:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga menggelar prosesi Wilujengan Nagari di Museum Salatiga pada Jumat 24 Juli 2026. Agenda ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya membumikan sejarah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1276 Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kota Salatiga, serta para tokoh agama dan masyarakat. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa Wilujengan Nagari bukan sekadar prosesi adat tahunan, melainkan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta doa bersama demi kemajuan daerah.
Pihaknya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengakuan bahwa Salatiga tumbuh dari sejarah panjang, hidup dalam keberagaman budaya, dan berkomitmen melestarikan nilai-nilai luhur warisan leluhur. Wilujengan Nagari mengajarkan bahwa modernisasi tidak boleh menjauhkan kita dari akar budaya.
Di tengah perkembangan zaman, kita harus terus menjaga semangat gotong royong, rasa syukur kepada Tuhan, dan toleransi sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis," ujar dr. Robby Hernawan. Rangkaian prosesi Wilujengan Nagari dipimpin langsung oleh Rama Wiku Satya Dharma Telaga.
Acara diawali dengan Upacara Panca Yadnya, dilanjutkan Panglukatan atau penyucian Lingga Yoni, Pradaksina mengelilingi Prasasti Plumpungan, serta ditutup dengan penuturan Puja Mantra. Para tamu undangan yang hadir juga disuguhi penampilan Tari Bedhaya Swaccha Drajad dari Sanggar Brahmastra.
Melalui penyelenggaraan Wilujengan Nagari di Museum Salatiga, Pemkot Salatiga turut mendorong penguatan fungsi museum dan kawasan Prasasti Plumpungan sebagai pusat edukasi sejarah, pelestarian budaya, sekaligus destinasi wisata. Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh identitas Salatiga sebagai kota yang harmonis, toleran, dan kaya akan nilai budaya.
Penyelenggaraan prosesi ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan kembali akar sejarah Kota Salatiga kepada generasi muda. Pemerintah Kota Salatiga berharap ritual adat ini dapat memantik rasa bangga serta kepedulian generasi penerus untuk terus menjaga kelestarian warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Di samping itu, sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan elemen masyarakat dalam kegiatan ini mempertegas komitmen bersama dalam merawat kerukunan. Wilujengan Nagari pun menutup rangkaian peringatan Hari Jadi dengan harapan agar Kota Salatiga senantiasa diberikan kedamaian, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh warganya. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....