Peringati HANI 2026, BNNP Jateng Gelar Jalan Sehat dan Perkuat Pencegahan Narkoba

  • 26 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menggelar Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Kantor BNNP Jawa Tengah, Semarang, Minggu 26 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut menjadi bagian dari kampanye hidup sehat sekaligus ajakan bersama memerangi penyalahgunaan narkoba.

Jalan sehat dilepas oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Kepala BNNP Jawa Tengah Agus Rohmat. Para peserta menempuh rute lebih dari lima kilometer, dimulai dari Kantor BNNP Jawa Tengah di Jalan Madukoro menuju kawasan Pantai Marina, kemudian kembali ke titik awal.

Kepala BNNP Jawa Tengah Agus Rohmat mengatakan, peringatan HANI 2026 mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045." Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Kita berharap anak-anak Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, menjadi anak yang sehat, cerdas, dan kuat. Mereka adalah calon pemimpin bangsa pada 2045, sehingga harus kita kawal agar terlindungi dari bahaya narkoba," katanya.

Agus mengungkapkan, hasil survei prevalensi BNN menunjukkan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda secara nasional mengalami peningkatan sekitar dua persen. Sementara di Jawa Tengah terdapat sekitar 195 ribu penyalahguna narkoba atau setara 1,7 persen dari jumlah penduduk.

"Ini merupakan angka yang cukup serius untuk kita waspadai. Karena itu, fokus kami adalah melakukan pencegahan sejak dini kepada generasi muda agar terselamatkan dari bahaya narkoba," ujarnya. Ia menambahkan, generasi muda harus didorong menjadi agent of change dan agent of influence dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten kreatif tentang pencegahan narkoba kepada teman sebayanya.

Menurut Agus, upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri oleh BNN. Karena itu, BNNP Jawa Tengah terus memperkuat kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, sivitas akademika, dan media massa.

"Kami berharap pemerintah menghadirkan regulasi yang mendukung, masyarakat ikut mengawasi lingkungannya, dunia usaha melindungi karyawan dan lingkungan sekitar, dunia pendidikan mencetak generasi berkarakter, serta media terus menyebarluaskan informasi pencegahan narkoba," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengungkapkan Kota Semarang menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan penyalahgunaan narkoba tertinggi di Jawa Tengah, disusul Surakarta, Banyumas, dan Cilacap. Karena itu, pihaknya mengajak Pemerintah Kota Semarang bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat memperkuat langkah pencegahan agar angka penyalahgunaan narkoba dapat ditekan.

Selain jalan sehat, rangkaian HANI 2026 juga diisi dengan senam bersama, penyerahan penghargaan kepada sejumlah lembaga yang berkontribusi dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), peluncuran gerakan Sobat Ananda Bersinar, serta pembagian hadiah dan hiburan bagi peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....