Gakoptindo Siapkan Strategi Baru Hadapi Tantangan Industri Tempe Tahu Nasional

  • 22 Jul 2026 20:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat daya saing anggotanya di tengah tantangan industri tempe tahu nasional. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) XIV Tahun Buku 2025 yang digelar di Grand Wahid Hotel Salatiga, Selasa, 21 Juli 2026.

RAT yang dirangkaikan dengan Workshop Ketel Hemat Energi Generasi ke-5 itu menjadi forum bagi Gakoptindo menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus membahas solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, dan dihadiri Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan beserta sejumlah tamu undangan.

Ketua Umum Gakoptindo, Triharjono, mengatakan RAT bukan sekadar forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Menurutnya, pertemuan tahunan ini juga dimanfaatkan untuk merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika industri tempe dan tahu.

"Ada tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan. Evaluasi kegiatan Gakoptindo selama satu tahun terakhir, perjuangan memperoleh subsidi kedelai dari pemerintah, serta demonstrasi ketel hemat energi sebagai alternatif teknologi yang diharapkan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar, menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi usaha, dan mendukung proses produksi yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.

Sementara, Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, menilai rapat anggota merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang memiliki peran penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Ia mendorong Gakoptindo terus meningkatkan tata kelola organisasi agar semakin transparan, akuntabel, dan berdaya saing.

"Pertemuan dan ruang konsolidasi seperti ini menjadi forum yang sangat strategis untuk saling berbagi pengalaman sekaligus menyusun langkah ke depan, saya berharap Gakoptindo terus memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kementerian Koperasi berkomitmen mendorong penguatan kelembagaan sekaligus pengembangan bisnis koperasi agar semakin maju dan berdaya saing," ujar Farida.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Salatiga sebagai tuan rumah penyelenggaraan RAT XIV Gakoptindo. Ia menegaskan Pemerintah Kota Salatiga siap mendukung penguatan koperasi dan industri kecil agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Gakoptindo memiliki peran penting dalam memperkuat koperasi produsen tempe dan tahu di Indonesia, mulai dari pembinaan usaha, peningkatan kapasitas anggota, hingga penguatan daya saing industri. Pemerintah Kota Salatiga akan terus mendukung Gakoptindo agar bertransformasi menjadi organisasi yang modern, inovatif, dan mampu menjawab tantangan global," ungkap Robby.

Melalui RAT XIV dan workshop teknologi tersebut, Gakoptindo berharap dapat memperkuat kelembagaan organisasi sekaligus meningkatkan daya saing produsen tempe tahu di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi hemat energi juga diharapkan mampu menekan biaya produksi serta mendukung industri yang lebih efisien dan ramah lingkungan.(eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....