Tradisi Khusus Jelang Hari Jadi Salatiga, Wali Kota Ziarahi Para Pendahulu

  • 22 Jul 2026 20:07 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-1276 Kota Salatiga, Pemerintah Kota Salatiga melaksanakan tradisi berziarah ke makam para mantan wali kota. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali digelar pada Selasa, 21 Juli 2026 sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu.

Ziarah dipimpin langsung Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan bersama Ketua DPRD Kota Salatiga, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran para pimpinan daerah mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga tradisi menghormati para pendahulu.

Kegiatan ziarah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kota Salatiga. Tradisi tersebut menjadi wujud apresiasi sekaligus ungkapan terima kasih atas dedikasi para wali kota yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Rangkaian ziarah diawali dengan mengunjungi makam John Manuel Manoppo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngemplak. Almarhum John Manuel Manoppo diketahui menjabat sebagai Wali Kota Salatiga pada periode 2007–2011.

Usai dari TPU Ngemplak, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Sidomulyo. Di lokasi tersebut, rombongan mendoakan almarhum Letkol Soegiman yang memimpin Kota Salatiga pada periode 1966–1976.

Prosesi di setiap lokasi diawali dengan doa bersama untuk mendoakan arwah para almarhum. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga sebagai simbol penghormatan kepada para mantan wali kota.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menegaskan, ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa para pemimpin terdahulu sekaligus melanjutkan semangat pengabdian mereka. "Melalui momentum ini, kami mengenang fondasi pembangunan yang telah diletakkan para wali kota terdahulu sebagai inspirasi untuk melanjutkan pembangunan Kota Salatiga," ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para pendahulu terus menjadi pegangan dalam menjalankan pemerintahan. "Semangat pengabdian para pemimpin terdahulu diharapkan dapat terus menginspirasi generasi penerus dalam mewujudkan Salatiga yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....