Tekan Kemacetan dan Kecelakaan, Pati Luncurkan Trayek Angkutan Sekolah Pelajar
- 22 Jul 2026 15:14 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Pemkab Pati meluncurkan trayek angkutan sekolah khusus untuk siswa SMP guna meningkatkan keselamatan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.
- Program angkutan sekolah dirancang untuk memberikan rasa aman kepada pelajar selama perjalanan menuju dan pulang dari sekolah.
- Layanan ini juga bertujuan mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka saat melakukan perjalanan ke sekolah.
RRI.CO.ID, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meluncurkan trayek angkutan sekolah khusus bagi pelajar SMP sebagai upaya meningkatkan keselamatan siswa sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. Program tersebut resmi diperkenalkan di SMP Negeri 4 Pati, Selasa, 21 Juli 2026.
Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan kehadiran layanan angkutan sekolah diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelajar selama perjalanan menuju sekolah maupun saat pulang ke rumah. Selain itu, program tersebut juga ditujukan untuk mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka.
"Program angkutan sekolah ini hadir untuk menjamin keselamatan anak-anak selama perjalanan menuju sekolah. Kami ingin orang tua tidak lagi khawatir saat melepas anaknya berangkat sekolah setiap hari," ujar Risma.
| Baca juga: Polisi Tindak Balap Liar JLS Pati Malam |
Selain meningkatkan keselamatan pelajar, program angkutan sekolah juga diharapkan mampu membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan. Pada tahap awal, layanan ini melayani tujuh hingga delapan rute dari Kecamatan Pati menuju sejumlah wilayah di sekitarnya.
Rute tersebut meliputi Kecamatan Juwana, Trangkil, Tlogowungu, Gembong, dan Margorejo. Tarifnya sebesar Rp5.000 untuk sekali perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa, menjelaskan pengembangan layanan angkutan sekolah akan dilakukan secara bertahap melalui empat program utama. Program tersebut mencakup pengembangan trayek, kerja sama dengan sekolah dan angkutan pedesaan (angkudes), serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
"Kami juga berencana menyelenggarakan angkutan sekolah gratis yang mulai diwacanakan pada tahun 2027. Seluruh program ini dirancang bertahap agar layanan angkutan sekolah semakin merata dan berkelanjutan," kata Tony.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Pati juga berencana melakukan studi banding ke Kabupaten Magelang untuk mempelajari skema subsidi angkutan sekolah. Hasil studi tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan program angkutan sekolah gratis yang ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027.
Melalui pengembangan layanan tersebut, Pemkab Pati berharap akses transportasi bagi pelajar semakin aman, nyaman, dan terjangkau. Selain itu, layanan ini juga mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....