SI POLA CEKAL Jadi Andalan Satpolairud Pati Tekan Risiko Kebakaran Kapal
- 21 Jul 2026 11:01 WIB
- Semarang
RRI.OC.ID, PATI – Satpolairud Polresta Pati terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran kapal melalui program SI POLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Program tersebut diintensifkan menyusul meningkatnya risiko kebakaran di kawasan galangan kapal seiring memasuki musim kemarau.
Upaya preventif kali ini dilakukan di Dok PT Putra Barokah, Juwana, dengan menyasar para pekerja las yang menjalankan pekerjaan berisiko tinggi atau hot work. Kegiatan dipimpin Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, melalui patroli preventif yang dibarengi edukasi keselamatan kerja.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud memberikan edukasi kepada para pekerja mengenai pentingnya menerapkan standar keselamatan kerja. Petugas juga memastikan seluruh sarana penanggulangan kebakaran tersedia sebelum aktivitas dimulai, mulai dari alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, hingga pompa air (alkon) sebagai langkah awal mengendalikan api apabila terjadi percikan.
Selain memeriksa kesiapan peralatan, Satpolairud juga melakukan patroli keamanan di kawasan galangan kapal dan pesisir Juwana guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Dari hasil pemantauan, seluruh pekerja telah memenuhi standar pengamanan yang dianjurkan dengan menyiapkan APAR, karung goni basah, dan alkon di lokasi kerja.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan program SI POLA CEKAL merupakan langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran kapal yang kerap berawal dari kelalaian saat pekerjaan panas.
"Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan setiap pekerjaan pengelasan dilakukan sesuai prosedur dan dilengkapi sarana pencegahan kebakaran," ujarnya, Selasa 21 Juli 2026.
Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena wilayah Pati telah memasuki musim kemarau dengan suhu udara yang lebih panas. Kondisi tersebut dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi percikan kecil yang mengenai bahan mudah terbakar di kawasan galangan kapal.
"Memasuki musim kemarau, risiko kebakaran meningkat. Karena itu, kami mengintensifkan kegiatan SI POLA CEKAL agar potensi kebakaran kapal maupun fasilitas di kawasan dok dapat dicegah sejak dini," katanya.
Kompol Hendrik menjelaskan bahwa keberadaan APAR, karung goni basah, dan alkon bukan sekadar pelengkap. Akan tetapi merupakan peralatan penting untuk penanganan awal sebelum api membesar.
"Peralatan sederhana seperti APAR, karung goni basah, dan alkon dapat menjadi penyelamat pada menit-menit pertama saat terjadi kebakaran. Penanganan dini sangat menentukan keberhasilan mencegah api meluas," jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di kawasan galangan kapal tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan. Akan tetapi juga membangun budaya keselamatan kerja melalui edukasi yang berkelanjutan kepada pekerja maupun pengelola dok kapal.
Sebagai tindak lanjut, Satpolairud Polresta Pati akan meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui latihan quick response dan pelatihan pemadaman kebakaran setelah pelaksanaan serah terima jabatan. "Harapannya, apabila terjadi keadaan darurat, anggota mampu bertindak cepat, tepat, dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan," katanya.
Kompol Hendrik juga mengajak seluruh pemilik dok kapal, pekerja, dan masyarakat pesisir untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya. Ia mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Melalui program SI POLA CEKAL, Satpolairud Polresta Pati berharap budaya keselamatan kerja di lingkungan galangan kapal semakin meningkat. Dengan penerapan prosedur keselamatan yang disiplin dan dukungan seluruh pihak, risiko kebakaran kapal dapat ditekan sehingga aktivitas pembangunan dan perbaikan kapal di Juwana berlangsung lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....