Pendidikan Jadi Fondasi Wujudkan Salatiga BEDA dan Mendunia

  • 19 Jul 2026 00:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga menegaskan, sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang BEDA (Bergerak, Energik, Dinamis, Adaptif) dan Mendunia. Komitmen strategis tersebut disampaikan dalam webinar pendidikan bertajuk "Mengawal Mutu, Akses, dan Keadilan Pendidikan Kota Salatiga" yang berlangsung di Ruang Kalitaman, Lantai 2 Gedung Setda Kota Salatiga pada Jumat 17 Juli 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Pendidikan Kota Salatiga yang telah menginisiasi ruang kolaborasi ini. Robby menekankan, kemajuan masa depan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, sehingga menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Pihaknya berkomitmen penuh untuk memperkuat sektor pendidikan melalui tiga pilar utama, yaitu mutu, akses, dan keadilan. Pada aspek mutu, pemerintah berfokus meningkatkan kualitas pembelajaran, literasi, numerasi, serta kompetensi guru dengan mengoptimalkan instrumen Rapor Pendidikan.

Sementara pada aspek akses, Pemkot Salatiga memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan objektif melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sekolah harus menjadi tempat bagi setiap anak untuk menggapai cita-cita tanpa menciptakan ruang ketidakadilan.

Selanjutnya pada aspek keadilan, penguatan pendidikan inklusif terus dipacu melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD). Langkah taktis ini diambil agar seluruh anak di Kota Salatiga memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa adanya diskriminasi.

Komitmen kuat ini tercermin nyata dari berbagai capaian prestisius yang berhasil diraih, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2025 sebesar 86,23 yang menjadi tertinggi di Jawa Tengah. Selain itu, nilai Rapor Pendidikan Salatiga mencapai 87,48 dengan kategori Tuntas Madya, serta Angka Partisipasi Sekolah usia 7–15 tahun yang menyentuh angka 99,11 persen.

Prestasi lain yang membanggakan meliputi peringkat kedua Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP se-Jawa Tengah, predikat Kota Tertoleran se-Indonesia, hingga penghargaan ULD Terbaik dari BBPMP Jawa Tengah. Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh unsur pentaheliks untuk terus bersinergi melahirkan inovasi demi memajukan pendidikan di Kota Salatiga.

Sejalan dengan visi tersebut, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Salatiga, BPH Pramushinta, menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan masyarakat. Hal-hal yang sudah berjalan baik akan terus dilanjutkan dan dievaluasi bersama demi memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Salatiga. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....