Musim Kemarau Datang, Perhutani Purwodadi Perketat Pengamanan Hutan

  • 17 Jul 2026 07:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi memperketat pengamanan kawasan hutan menghadapi musim kemarau guna mengantisipasi kebakaran hutan, perambahan, hingga pencurian kayu. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan siaga pengamanan di Pos Induk 144, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon, Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan siaga difokuskan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel di sejumlah titik rawan, yakni petak 144, 115, 116, 86, dan 87 di wilayah kerja RPH Jangglengan. Selain memastikan kesiapan petugas, Perhutani juga memeriksa sarana pendukung yang digunakan untuk patroli dan pengawasan kawasan hutan.

Dalam apel siaga tersebut, personel mendapat arahan mengenai langkah-langkah preventif menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hutan. Ancaman yang diantisipasi meliputi pencurian kayu, perambahan kawasan, perburuan liar, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristiawan, mengatakan kegiatan siaga merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan melalui pengamanan yang dilakukan secara berkelanjutan. "Pengamanan hutan bukan hanya menjadi tugas petugas Perhutani, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, hutan yang terjaga akan memberikan manfaat ekologis, ekonomi, maupun sosial bagi masyarakat di sekitarnya. “Oleh karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan masyarakat agar upaya pelestarian hutan dapat berjalan secara berkesinambungan," ujarnya.

Henry menjelaskan, keberadaan pos siaga menjadi titik strategis untuk mempercepat respons apabila ditemukan gangguan keamanan maupun kejadian yang berpotensi merusak ekosistem hutan. Patroli rutin dan pemantauan secara intensif juga terus dilakukan agar kawasan hutan di wilayah BKPH Jatipohon tetap aman selama musim kemarau.

Sementara itu, warga Desa Sumberjatipohon, Hadi Wiyoto, mengapresiasi langkah Perhutani yang terus meningkatkan pengamanan kawasan hutan. Menurutnya, keberadaan hutan yang terjaga memberikan manfaat besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

"Kami merasa lebih tenang dengan adanya kegiatan siaga yang dilakukan secara rutin oleh Perhutani. Kami siap mendukung Perhutani dengan ikut menjaga hutan dan segera melaporkan apabila melihat adanya aktivitas yang dapat merusak kawasan hutan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....