Festival Seni dan Bazaar Pendidikan Perkuat Kreativitas Generasi Muda Salatiga

  • 15 Jul 2026 07:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Festival Seni dan Bazaar Pendidikan yang digelar di Kota Salatiga menjadi ruang bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan prestasi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter generasi muda melalui pendidikan yang lebih partisipatif dan kolaboratif.

Festival yang berlangsung di halaman Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa 14 Juli 2026 menghadirkan berbagai karya seni, produk pendidikan, serta kegiatan yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam peringatan Hari Jadi Kota Salatiga ke-1276 yang mengusung tema “Harmoni 1276: Merawat Toleransi, Mengakselerasi Prestasi”.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sarana pembelajaran yang memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka.

“Festival Seni dan Bazaar Pendidikan ini bukan sekadar agenda seremonial atau panggung hiburan," ujar dr. Robby Hernawan. "Kegiatan ini adalah ruang belajar yang menyenangkan, tempat berkreativitas, berinovasi, berprestasi, dan berkolaborasi," tegasnya.

Menurut Robby, pengembangan kualitas sumber daya manusia harus didukung dengan ruang yang memungkinkan generasi muda mengekspresikan kemampuan dan gagasannya. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan yang mendukung tumbuhnya kreativitas dan prestasi peserta didik.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan seni dinilai menjadi salah satu cara untuk menjaga identitas daerah sekaligus membangun generasi yang mampu bersaing di masa depan.

"Kalian adalah masa depan Kota Salatiga, kami akan terus mendukung potensi kalian," pungkas Robby di hadapan para peserta.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati, mengatakan pelaksanaan festival tersebut menunjukkan bahwa inovasi dan semangat gotong royong sekolah dapat menghasilkan kegiatan yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. "Kami membuktikan bahwa dengan inovasi dan memaksimalkan potensi swadaya, kegiatan besar dapat terlaksana dengan baik," tutur Mudjiati. "Acara ini memberikan dampak positif bagi pendidikan sekaligus menjadi wadah dukungan bagi para pelaku UMKM lokal," tambahnya.. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....