Wali Kota Agustina Rotasi 47 Pejabat Pemkot Semarang
- 08 Jul 2026 21:22 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melantik dan merotasi 47 pejabat administrator, pengawas, dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Rabu, 8 Juli 2026. Penataan jabatan tersebut dilakukan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Ruang Loka Krida Balai Kota Semarang sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi. Melalui rotasi dan promosi jabatan, setiap perangkat daerah diharapkan dipimpin aparatur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
Menurut Agustina, rotasi jabatan merupakan bagian dari pengelolaan sumber daya manusia agar organisasi tetap dinamis dan mampu menjawab tantangan pembangunan. Ia menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik tetap berada dalam jenjang karier yang sesuai dan sebagian besar justru memperoleh promosi.
"Rotasi ini bukan sekadar memindahkan orang dari satu jabatan ke jabatan lain, tetapi bagian dari pengelolaan SDM yang sehat agar organisasi terus bergerak dinamis, produktif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan. Tidak ada yang turun pangkat, sebagian besar justru mendapat promosi dan sebagian bergeser dalam jenjang yang sama untuk memperkuat organisasi," ujar Agustina.
Ia menambahkan, proses penataan jabatan dilakukan berdasarkan prinsip merit system dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. Seluruh tahapan juga telah memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Semua proses dilakukan sesuai aturan. Setiap rotasi harus memperoleh persetujuan BKN. Ini menjadi bentuk komitmen kami bahwa pengelolaan ASN di Kota Semarang berlangsung secara profesional, objektif, dan akuntabel," katanya.
Selain melakukan penataan jabatan, Pemerintah Kota Semarang tengah menyiapkan skema tambahan penghasilan berbasis capaian kinerja ASN. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong budaya kerja yang lebih produktif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Kami ingin membangun budaya kerja yang memberikan penghargaan kepada mereka yang mampu mencapai target. Ke depan, setiap capaian kinerja akan mendapatkan apresiasi melalui tambahan tunjangan. Harapannya, birokrasi semakin produktif dan pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas," ucapnya.
Sementara itu, Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono, mengatakan rotasi dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong akibat pensiun sekaligus memenuhi kebutuhan organisasi. Dari 47 pejabat yang dilantik, terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dimutasi, dua pejabat administrator yang dipromosikan menjadi pimpinan tinggi pratama, 20 pejabat administrator yang menjalani promosi maupun mutasi, serta 22 pejabat pengawas yang dimutasi.
Menurut Joko, seluruh pejabat yang dilantik telah melalui penilaian administrasi, uji kompetensi, dan memperoleh persetujuan teknis dari BKN. Ia menegaskan proses kaderisasi kepemimpinan akan terus dilakukan agar organisasi memiliki aparatur yang profesional dan siap menjawab kebutuhan pelayanan kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....