SMA Negeri 1 Bandar Perkuat Peran Orang Tua Dukung MPLS Ramah
- 08 Jul 2026 16:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – SMA Negeri 1 Bandar Kabupaten Batang membekali orang tua siswa baru melalui kegiatan parenting sebagai bagian dari persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat peran keluarga dalam mendampingi peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
Kegiatan yang diikuti seluruh orang tua dan wali murid baru itu menghadirkan dosen UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Izza Himawati. Ia memaparkan materi mengenai pentingnya pola asuh sebagai fondasi keberhasilan belajar dan pembentukan karakter anak.
"Kegiatan parenting ini sejalan dengan semangat MPLS Ramah yang mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam proses adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah baru," ujarnya di Aula SMA Negeri 1 Bandar, Selasa, 7Juli 2026.
Menurut Izza, masa transisi dari jenjang SMP ke SMA merupakan fase penting dalam perkembangan remaja. Pada masa tersebut, anak membutuhkan dukungan emosional, komunikasi yang terbuka, serta pola asuh yang mampu menumbuhkan kemandirian dan rasa tanggung jawab.
"Orang tua tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga menjadi pendamping yang mampu mendengarkan, memahami, dan memberikan ruang kepada anak untuk bertumbuh. Pola asuh yang hangat namun tetap memiliki batasan yang jelas akan membantu anak lebih siap menghadapi tantangan akademik maupun sosial di sekolah," jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Bandar, Sugeng, mengatakan kegiatan parenting menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan MPLS Ramah di sekolahnya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga dukungan dan kerja sama yang baik dari keluarga.
"MPLS Ramah ini penting karena keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga dukungan dan kerjasama dari lingkungan keluarga," katanya.
Salah seorang wali murid baru, Kunarya, menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman baru mengenai pola pendampingan anak remaja. "Kami menjadi lebih memahami bahwa mendampingi anak remaja bukan hanya mengawasi, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dan memberikan kepercayaan kepada mereka," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....