Optimalkan Pajak Kendaraan, Wali Kota Salatiga Siapkan Strategi Jemput Bola

  • 08 Jul 2026 16:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen penuh meningkatkan capaian penerimaan sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayahnya. Langkah taktis ini diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna mengoptimalkan kepatuhan wajib pajak berbasis kewilayahan.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menerima langsung kunjungan kerja jajaran Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah dalam agenda Roadshow Kepala Bapenda Jateng di Ruang Kalitaman, Gedung Setda Kota Salatiga, Selasa, 7 Juli 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk merumuskan formula penanganan tunggakan pajak secara efektif.

Ia menegaskan pihak eksekutif siap menghadirkan terobosan baru dan tidak akan sekadar menunggu wajib pajak datang. Pemkot Salatiga bakal menerapkan strategi proaktif dengan mendatangi langsung para wajib pajak yang memiliki tunggakan kendaraan bermotor di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

"Kami akan terus melakukan berbagai inovasi, salah satunya melalui strategi jemput bola kepada para penunggak pajak kendaraan bermotor. Pemerintah tidak hanya menunggu, tetapi juga aktif mendekati masyarakat," ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Kota Salatiga yang selama ini telah tertib dan disiplin menunaikan kewajiban pajaknya. Kepatuhan tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi dan partisipasi nyata masyarakat dalam menyokong roda pembangunan infrastruktur serta fasilitas publik di Kota Salatiga.

Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi berharap kolaborasi intensif ini mampu mendongkrak kesadaran kolektif masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Hasil dari pungutan pajak tersebut nantinya akan disalurkan kembali untuk membiayai berbagai program pembangunan daerah.

"Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Salatiga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program pembangunan," ujar Muhamad Masrofi.

Dalam roadshow tersebut, Bapenda Jateng bersama Bank Jateng juga menyerahkan apresiasi berupa Gebyar Hadiah Samsat Tahun 2026 kepada lima wajib pajak beruntung asal Samsat Salatiga. Kelima warga taat pajak tersebut masing-masing menerima penghargaan berupa tabungan senilai Rp2.000.000.

Melalui kerja sama yang kian solid ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Salatiga optimistis iklim kesadaran perihal pajak kendaraan di Salatiga akan tumbuh positif. Optimalisasi pendapatan daerah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan yang berkelanjutan di masa depan. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....