Wujudkan Astacita, ABPEDNAS Optimalkan Pengawasan Pembangunan Desa

  • 07 Jul 2026 21:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kebumen - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan "Optimalisasi Program Kerja dan Pengurus Periode 2026-2031". Acara yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC ABPEDNAS Kabupaten Kebumen ini berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Kebumen pada Selasa 7 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal pembangunan desa, sekaligus menyukseskan program Astacita yang digagas oleh Presiden dan Wakil Presiden. Tampil sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Sekretaris DPD ABPEDNAS Jateng, Ali Muhson, Kepala Dinas Pemberdayaan

Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kebumen Budhi Suwanto, serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen Sulistyohadi. Dalam pemaparannya, Ali Muhson menyoroti masalah kemiskinan di Indonesia yang saat ini masih didominasi oleh masyarakat perdesaan.

Ia menyampaikan bahwa program Astacita Presiden dan Wakil Presiden yang berbasis desa, seperti Jaga Desa, Jaga MBG, dan Jaga Indonesia Pintar merupakan program prioritas ABPEDNAS Pintar. Menurutnya, apabila program-program tersebut dilaksanakan dan diawasi secara optimal, hal itu akan berkontribusi besar dalam menurunkan angka kemiskinan dan memastikan setiap program pemerintah tepat sasaran.

Selain mengawal program prioritas pemerintah, ABPEDNAS memiliki program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah Program Ketahanan Pangan berupa Budidaya Ikan Tematik, yang merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ketua DPC ABPEDNAS Kebumen, Wisman Iriyanto menegaskan, pentingnya kualitas sumber daya manusia di dalam tubuh BPD. Berbagai program kerja akan dilaksanakan secara maksimal melalui kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah dan Kejaksaan.

"Kepengurusan ini diharapkan dapat mewujudkan BPD yang cerdas, berintegritas, berdaya, dan menjadi garda terdepan pengawasan serta pembangunan desa," tegas Wisman dalam keterangan tertulisnya.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Kepala Dinas PMD Kebumen, Budhi Suwanto, menyatakan komitmennya untuk mendukung ABPEDNAS melalui kegiatan peningkatan kapasitas bagi para anggota BPD yang tergabung di ABPEDNAS guna meningkatkan SDM.

Hal tersebut akan turut menyukseskan program utama ABPEDNAS berupa Jaga Desa, Jaga MBG, dan Jaga Indonesia Pintar. PMD bersama ABPEDNAS dapat memberikan penyuluhan hukum kepada Pemdes agar terhindar dari penyimpangan anggaran.

"Target kami adalah desa dengan tata kelola yang baik, sehingga masyarakatnya akan sejahtera. Oleh karena itu, kita harus terus bekerja sama antara Pemkab Kebumen, Kejaksaan, dan ABPEDNAS," ujar Budhi Suwanto.

Sementara itu, dari kacamata penegakan dan kepastian hukum, Kasi Intel Kejari Kebumen, Sulistyohadi, memastikan bahwa pihak kejaksaan akan selalu hadir untuk mendampingi pemerintah desa dan BPD. Ia menjelaskan bahwa sinkronisasi tugas antara ABPEDNAS dan Kejaksaan sangat krusial, khususnya dalam menyukseskan program-program yang masuk dalam penjabaran Astacita Presiden.

"Kejaksaan siap memberikan edukasi dan pendampingan hukum kepada anggota ABPEDNAS agar pembangunan di desa dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," pungkas Sulistyohadi. Dengan adanya komitmen bersama antara ABPEDNAS, Pemkab Kebumen, dan aparat penegak hukum, diharapkan pengawasan dana desa dan program pembangunan di tingkat bawah dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat perdesaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....