Kemampuan Fiskal Pemkot Semarang Masih Mencukupi Hingga Akhir Tahun
- 07 Jul 2026 20:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Tuning Sunarningsih memastikan kondisi fiskal daerah tetap kuat dan mampu memenuhi seluruh kewajiban belanja pegawai hingga akhir tahun 2026 ini. Kemampuan keuangan daerah telah dihitung dan diproyeksikan hingga Desember 2026, misalnya untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta PPPK paruh waktu.
"Kita pastikan fiskal sampai akhir tahun ini aman, pembayaran gaji ASN termasuk PPPK penuh maupun PPPK paruh waktu, sudah kami prediksikan hingga Desember 2026 dan 100 persen aman," ucapnya, Selasa 7 Juli 2026.
Ia menjelaskan, saat ini porsi belanja pegawai Kota Semarang pada APBD Tahun Anggaran 2026 berada di kisaran 29,9 persen. Namun, angka ini masih sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat yang menetapkan batas maksimal sebesar 30 persen dari APBD.
"Kita selalu mematuhi mandatori dari pemerintah pusat. Untuk belanja pegawai tahun 2026 sekitar 29,9 persen, sehingga masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan," ujarnya.
Besaran anggaran belanja pegawai tersebut mencapai sekitar Rp800 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai sekitar 16.415 ASN, yang terdiri atas PNS, CPNS, PPPK penuh, hingga PPPK paruh waktu.
Kuatnya kondisi fiskal Kota Semarang, kata dia, tidak terlepas dari tingginya tingkat kemandirian daerah. Adapun salah satu faktor utamanya adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus didorong Pemerintah Kota Semarang.
"Kemandirian Pemkot cukup tinggi, sektor pendapatan daerah kita optimalkan. Seluruh OPD penghasil, baik dari sektor pajak maupun retribusi, terus didorong oleh Ibu Wali Kota agar PAD semakin optimal," ucapnya.
Ia juga memastikan pembayaran gaji ke-13 bagi ASN Kota Semarang pada tahun ini juga telah direalisasikan sesuai ketentuan pemerintah. "Gaji ke-13 sudah dibayarkan sesuai surat edaran dan seluruh hak pegawai telah kami penuhi," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....