Greenhouse dan IoT Buka Peluang Generasi Muda Terjun ke Pertanian
- 02 Jul 2026 13:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemanfaatan greenhouse dan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dinilai mampu membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Inovasi tersebut membuat aktivitas bertani menjadi lebih modern, efisien, dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
Petani milenial, Husnil Ma'sum mengatakan berbagai tantangan, seperti keterbatasan lahan, modal, dan pengalaman, dapat diatasi melalui kolaborasi. Menurutnya, generasi muda tidak harus memulai usaha pertanian dari nol.
"Kita tidak harus menguasai pertanian sejak awal. Kita bisa bekerja sama dengan petani yang berpengalaman tetapi kekurangan modal. Kita membantu permodalan, sementara kita belajar dan menyerap ilmunya," katanya dalam wawancara bersama Pro 1 RRI Semarang, Kamis, 2 Juli 2026.
Husnil menjelaskan, peluang pemanfaatan lahan masih terbuka, terutama lahan desa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut dapat menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha pertanian modern.
Ia menambahkan, teknologi otomasi berbasis IoT memungkinkan pengaturan nutrisi, pH, kelembapan, hingga penyiraman tanaman dilakukan secara otomatis. Sistem tersebut membuat pekerjaan petani lebih efisien sekaligus menjaga kualitas hasil budidaya.
"Teknologi sangat membantu karena semua bisa dikontrol melalui aplikasi. Kualitas tanaman menjadi lebih terjaga dan pekerjaan petani juga lebih efisien," katanya.
Husnil juga mendorong pemerintah memperluas pembangunan greenhouse di berbagai desa sebagai sarana edukasi pertanian modern. Menurutnya, keberadaan greenhouse dapat mengubah pandangan generasi muda bahwa bertani kini tidak lagi identik dengan pekerjaan yang berat dan kotor.
"Greenhouse yang sudah dibangun pemerintah bisa menjadi contoh bahwa bertani sekarang tidak harus mencangkul atau bekerja di tempat yang kotor. Semua sudah lebih modern dan terkontrol," katanya.
Selain dukungan pemerintah, Husnil berharap dunia pendidikan dan sektor swasta ikut memperkuat ekosistem pertanian modern melalui pelatihan, pendampingan, akses teknologi, dan pemasaran. Ia optimistis sinergi tersebut akan melahirkan lebih banyak petani muda yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....