Di Tengah Arus Globalisasi, Pancasila Jadi Fondasi Moral dan Perekat Bangsa
- 01 Jul 2026 16:00 WIB
- Semarang
Poin Utama
- ideologi Pancasila
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila,
- Pemkot Magelang
RRI.CO.ID, Magelang - Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi moral sekaligus perekat persatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diyakini mampu menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman dan dinamika perubahan zaman.
Direktur Sosialisasi dan Komunikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Agus Moh Najib, mengatakan Pancasila merupakan ideologi yang mempersatukan seluruh elemen bangsa. Karena itu, setiap warga negara perlu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila merupakan alat pengikat satu bangsa. Karenanya, ideologi ini penting dimiliki setiap warga negara Indonesia," kata Agus saat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di GOR Samapta Magelang, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Agus, Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, bahasa, dan agama tetap mampu berdiri sebagai satu bangsa karena memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila menjadi titik temu yang menyatukan seluruh perbedaan yang ada di Indonesia.
Ia menegaskan, tanpa Pancasila, keberagaman yang dimiliki Indonesia berpotensi memunculkan perpecahan. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila.
Agus juga mengapresiasi penyelenggaraan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Kota Magelang. Menurutnya, kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Magelang bekerja sama dengan BPIP tersebut merupakan salah satu yang terbesar dibandingkan daerah lain.
Selain itu, posisi Kota Magelang yang berada di tengah Pulau Jawa dinilai sangat strategis. Ia berharap penyebarluasan nilai-nilai Pancasila dari Kota Magelang dapat memberikan dampak positif bagi daerah-daerah lain.
Sementara itu, Asisten Sekda Kota Magelang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, peringatan Bulan Pancasila harus dimaknai sebagai upaya meneguhkan kembali komitmen terhadap dasar negara.
"Peringatan Bulan Pancasila, merupakan momentum yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Yakni, untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Yonas.
Ia menambahkan, Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan nilai yang terus hidup dan menjadi pedoman dalam perjalanan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, penguatan ideologi Pancasila perlu terus dilakukan agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga di tengah berbagai tantangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....